Fakta Ekonomi

BSSN Tegaskan Pentingnya Keamanan Siber di Sektor Perbankan

Minggu, 17 Mei 2026, 00:26 WIB 16 views 2 menit baca
BSSN Tegaskan Pentingnya Keamanan Siber di Sektor Perbankan
Foto: dok istimewa
Bagikan:

JAKARTA — Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengingatkan bahwa ancaman siber terhadap sektor perbankan kian meningkat sejalan dengan pesatnya transformasi digital dalam industri keuangan. Oleh karena itu, penguatan keamanan siber menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas layanan keuangan serta kepercayaan publik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara BSSN dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) yang bertujuan untuk memperkuat keamanan siber di sektor perbankan daerah. Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Sekretaris Utama BSSN, Soetedjo Joewono, dan Ketua Umum Asbanda, Agus H. Widodo, dengan disaksikan oleh Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi.

Perkembangan Teknologi dan Ancaman Siber

Dalam sebuah briefing eksekutif kepada jajaran direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD), Nugroho menjelaskan bahwa kemajuan teknologi selalu diiringi dengan peningkatan ancaman siber. Ia menekankan bahwa aspek keamanan harus sejalan dengan inovasi digital yang terjadi di sektor perbankan. “Keamanan siber saat ini bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan telah menjadi pilar penting dalam mitigasi risiko bisnis,” ungkap Nugroho.

Ia menambahkan, komitmen dari direksi BPD dalam mengimplementasikan keamanan siber merupakan faktor kunci dalam membangun ketahanan digital di sektor perbankan. Sementara itu, Agus H. Widodo menyatakan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak bagi industri perbankan, termasuk BPD. Namun, di sisi lain, ancaman siber juga semakin cepat, kompleks, dan terorganisir.

Cyber Security sebagai Isu Strategis Nasional

“Serangan siber bukan hanya berdampak pada sistem teknologi informasi, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan publik, stabilitas operasional, reputasi institusi, bahkan stabilitas ekonomi daerah dan nasional. Karena itu, cyber security harus dipandang sebagai isu strategis nasional dan bagian penting dari ketahanan industri keuangan Indonesia,” ujar Agus.

Asbanda menilai bahwa BPD memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah, penggerak ekonomi lokal, pendukung UMKM, serta penghubung layanan keuangan bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, menjaga ketahanan siber BPD menjadi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pelayanan publik dan aktivitas ekonomi daerah.

Melalui kerja sama ini, BSSN dan Asbanda berkomitmen untuk memperkuat sinergi dalam membangun sistem perbankan digital yang aman dan andal. Ini termasuk peningkatan kapasitas keamanan siber, penguatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan sistem peringatan dini, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko di bidang teknologi informasi.

A

Penulis

Amara Rukmana

Penulis di Nalar Fakta

Berita Terkait