Fakta Ekonomi

Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Ekonomi Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026, 09:28 WIB 13 views 2 menit baca
Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Ekonomi Indonesia
Foto: Istimewa
Bagikan:

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa meskipun nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Hal ini disampaikan saat peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada hari Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengajak masyarakat untuk tidak terlalu khawatir mengenai pelemahan rupiah, yang pada Jumat (15/5/2026) tercatat berada di level Rp17.600 per dolar AS. Ia menegaskan, “Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita, percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat.”

Optimisme di Tengah Tantangan

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan candaan mengenai sejumlah pejabat negara saat membahas isu penguatan dolar dan pelemahan rupiah. Ia menyebutkan, “Purbaya sekarang populer banget. Selama Purbaya bisa senyum, tenang saja, tidak usah khawatir. Mau dolar berapa ribu pun, kalian di desa tidak pakai dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” yang disambut tawa dari para hadirin.

Presiden juga melontarkan lelucon dengan menyebut nama beberapa pejabat, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Heriyadi (Titiek Soeharto). Ia menambahkan, “Ah, Anin, kamu yang pusing boleh. Kamu ketua pengusaha, Kadin,” sambil merujuk kepada Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie.

Membangun Mental Kemenangan

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya memiliki mental yang kuat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. Ia mengatakan, “Kita harus hilangkan sikap bahwa kita bangsa yang lemah, bangsa yang kalah. Kita harus jadi bangsa yang menang, dan kita akan menang, kita akan kuat. Kita akan bangkit saudara-saudara!”

Dengan pernyataan tersebut, Prabowo berupaya membangkitkan semangat masyarakat untuk tetap optimis dan percaya pada kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ada.

N

Penulis

Narayana Putra

Penulis di Nalar Fakta

Berita Terkait