Fakta Ekonomi

PNM Ciptakan Peluang Kerja bagi Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera

Tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan sekolah menengah menjadi tantangan besar di Indonesia. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) berupaya mengatasi masalah ini dengan membuka peluang kerja...

W
Wira Yudha
06 July 2026
36 pembaca
Foto: PNM
Foto: PNM

Angka pengangguran di kalangan lulusan sekolah menengah, terutama dari SMK dan SMA, masih menjadi masalah serius dalam ketenagakerjaan di Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa lulusan dari jenjang pendidikan ini memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi dibandingkan dengan pendidikan lainnya.

Di tengah permasalahan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) berinisiatif untuk memberikan solusi yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan dan pemberdayaan pengusaha ultra mikro, tetapi juga menciptakan kesempatan kerja bagi generasi muda di berbagai daerah. Dengan memperluas layanan dan memberikan pendampingan kepada jutaan nasabah, PNM berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja yang memungkinkan lulusan SMA/SMK untuk berkembang, berkarya, dan membangun masa depan mereka. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen pemerintah melalui Danantara untuk memperkuat sektor UMKM sebagai pendorong ekonomi nasional.

Peluang Kerja bagi Lulusan dari Keluarga Prasejahtera

Chief Operating Officer Danantara dan Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyatakan bahwa penguatan UMKM dapat menciptakan efek berganda yang lebih luas, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, hingga meningkatkan daya saing Indonesia. Dony juga menekankan pentingnya mengutamakan hak pegawai dalam proses transformasi dan konsolidasi BUMN. “Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM menunjukkan bahwa perluasan akses pembiayaan dan pemberdayaan dapat memberikan manfaat yang lebih besar. Pertumbuhan jumlah nasabah mendorong kebutuhan akan tenaga pendamping di lapangan, yang membuka peluang kerja bagi puluhan ribu lulusan SMA/K, khususnya dari keluarga prasejahtera. Selain mendapatkan pekerjaan formal, mereka juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, membangun jenjang karier, serta melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan oleh PNM.

Kontribusi PNM dalam Menciptakan Lapangan Kerja

Saat ini, PNM telah menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh Indonesia, dengan sekitar 88 persen di antaranya adalah perempuan, dan lebih dari 43 ribu merupakan lulusan SMA/K. Mereka berperan sebagai pendamping bagi jutaan perempuan prasejahtera nasabah PNM Mekaar dan berfungsi sebagai agen pemberdayaan ekonomi di tingkat komunitas. Direktur Utama PNM, Kindaris, menyatakan bahwa penciptaan lapangan kerja merupakan bagian integral dari misi pemberdayaan yang dijalankan oleh perusahaan.

Menurutnya, sejak bergabung dengan Danantara, PNM terus meningkatkan kontribusinya tidak hanya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha ultra mikro, tetapi juga membuka peluang yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia. Ketika usaha ultra mikro berkembang, kebutuhan akan tenaga kerja juga meningkat. Kesempatan ini banyak diisi oleh lulusan SMA dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya memiliki akses kerja yang terbatas. “Karena itu, pemberdayaan yang PNM lakukan tidak hanya melahirkan pengusaha yang lebih mandiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan kesejahteraan di tingkat komunitas," jelas Kindaris.

Melalui pendekatan ini, PNM membuktikan bahwa dampak dari pembiayaan tidak hanya terbatas pada peningkatan modal usaha. Setiap usaha yang tumbuh dapat menggerakkan ekonomi keluarga, menciptakan kesempatan kerja baru, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Inilah efek berganda dari pemberdayaan yang terus diperkuat oleh PNM bersama Danantara dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Artikel Terkait