Fakta Politik

Prabowo: Lima Gunung Berapi Erupsi, Kita Harus Siap Hadapi Takdir di Lingkaran Api

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa erupsi lima gunung berapi dalam waktu dekat adalah konsekuensi tak terhindarkan bagi Indonesia yang terletak di kawasan lingkaran api. Ia meminta seluruh jaj...

P
Padma Dewi
07 September 2026
12 pembaca
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia harus siap menghadapi bencana alam akibat posisinya di lingkaran gunung api. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia harus siap menghadapi bencana alam akibat posisinya di lingkaran gunung api. (Tangkapan layar youtube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa terjadinya lima gunung berapi yang erupsi secara bersamaan merupakan konsekuensi yang tidak dapat dihindari bagi Indonesia. Saat ini, negara ini tengah menghadapi berbagai bencana alam, mulai dari gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Menurut Prabowo, serangkaian bencana ini disebabkan oleh posisi Indonesia yang terletak di area yang dikenal sebagai lingkaran api atau the ring of fire. Oleh karena itu, ia menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan bencana alam yang mengancam Indonesia. Prabowo juga meminta agar anggaran yang cukup besar disiapkan untuk mitigasi bencana.

Persiapan Mitigasi Bencana

Dalam rapat terbatas yang diadakan secara daring pada Senin (7/9), Prabowo menyatakan, "Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, the ring of fire ya jadi ini membawa kita untuk, kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini, setiap saat." Ia menekankan pentingnya penambahan anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan.

Respons Pemerintah terhadap Bencana

Di kesempatan yang sama, Prabowo mengklaim bahwa pemerintah yang dipimpinnya telah menunjukkan kemampuan dalam menangani bencana alam di Indonesia. Ia menyatakan bahwa jajarannya responsif dalam menanggapi berbagai bencana yang terjadi. "Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibandingkan dengan tahun-tahun yang dulu, respons kita sangat cepat," ujarnya. Ia menambahkan bahwa respons terhadap bencana di Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah dilakukan dengan cukup masif dan cepat.

Artikel Terkait