Fakta Pendidikan

Alokasi Anggaran Pendidikan Mencapai Rp 820,9 Triliun, Rp 240 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan anggaran pendidikan dalam APBN 2027 sebesar Rp 820,9 triliun, dengan alokasi khusus Rp 240 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis.

P
Padma Dewi
15 August 2026
27 pembaca
Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun, Purbaya Alokasikan Rp 240 Triliun untuk MBG
Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun, Purbaya Alokasikan Rp 240 Triliun untuk MBG

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menetapkan pagu anggaran untuk sektor pendidikan dalam rancangan APBN 2027 sebesar Rp 820,9 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 13,9 persen jika dibandingkan dengan total pagu anggaran outlook 2026 yang mencapai Rp 720,8 triliun.

Pemerintah secara khusus mengalokasikan Rp 240 triliun dari anggaran tersebut untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya menjelaskan bahwa dana untuk program makan gratis ini diambil dari 29,24 persen anggaran sektor pendidikan yang totalnya mencapai Rp 890,2 triliun. "Kami akan ambil ya dari kan 240 triliun, itu dari alokasi dana pendidikan," ungkap Purbaya dalam konferensi pers mengenai RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 pada Jumat, 14 Agustus.

Prioritas Anggaran Pendidikan

Penetapan anggaran ini mengacu pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan pentingnya prioritas anggaran nasional. "Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional," jelasnya.

Secara teknis, total anggaran pendidikan ini dialokasikan melalui belanja pemerintah pusat sebesar Rp 490,7 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 277,1 triliun. Struktur anggaran juga mencakup dana melalui jalur pembiayaan pendidikan yang mencapai Rp 53,0 triliun.

Fokus Penggunaan Dana

Salah satu fokus utama penggunaan dana besar ini adalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditargetkan untuk 60,6 juta penerima. Selain itu, dana ini juga akan dimanfaatkan untuk Program Indonesia Pintar yang menyasar 22,1 juta siswa dan KIP Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk melakukan renovasi pada 12.215 unit sekolah dan madrasah di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk membangun tujuh Sekolah Unggul Garuda dan mendukung operasional 16 Sekolah Rakyat.

jpnn.com Sumber: jpnn.com

Artikel Terkait