Abdul Ghoni (25), seorang pria dari Desa Bedanten, Bungah, Gresik, Jawa Timur, telah meninggal dunia setelah mengalami komplikasi kesehatan akibat obesitas. Petugas pemadam kebakaran turut serta dalam proses evakuasi jenazahnya.
Menurut informasi yang diperoleh, pada Selasa (8/9/2026), Farhan Dzulkifli, petugas dari Damkar Gresik, menyatakan bahwa warga setempat bersama berbagai instansi berkolaborasi untuk membantu proses pemakaman. Mereka bekerja sama dalam setiap tahapan, mulai dari pemandian jenazah, pelaksanaan salat jenazah, hingga pemakaman.
Penggunaan Crane untuk Evakuasi
Farhan menjelaskan bahwa untuk mendukung proses pemakaman, satu unit crane milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik dikerahkan. Selain itu, tiga unit mobil operasional juga disiapkan untuk membantu kelancaran proses tersebut. "Mengerahkan 1 unit crane milik DPUTR, serta menyiagakan 3 unit mobil operasional lainnya," tambahnya.
Proses Pemakaman yang Kompak
Warga dan petugas terlihat kompak dalam membantu setiap tahapan pemakaman. Proses pemakaman Abdul Ghoni akhirnya selesai setelah berlangsung selama sekitar lima jam. "Proses pemakaman berlangsung 5 jam, tapi alhamdulillah selesai tanpa halangan," ungkap Farhan.
Keberhasilan proses pemakaman ini menunjukkan solidaritas masyarakat dalam menghadapi situasi sulit. Mereka bahu-membahu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Abdul Ghoni.