Fakta Nasional

--- AS Kirim Kapal Induk Baru ke Laut Arab Setelah Masalah di USS Abraham Lincoln ---

--- Komando Pusat Militer Amerika Serikat mengirim kapal induk USS George HW Bush ke Laut Arab untuk mendukung keamanan di Timur Tengah, menyusul kekhawatiran mengenai kondisi di kapal USS Abraham Lin...

P
Panca Akbar Saputra
16 August 2026
49 pembaca
Foto: DW (News)
Foto: DW (News)
---TITLEEXCERPT--- Komando Pusat Militer Amerika Serikat mengirim kapal induk USS George HW Bush ke Laut Arab untuk mendukung keamanan di Timur Tengah, menyusul kekhawatiran mengenai kondisi di kapal USS Abraham Lincoln. ---CONTENT---

Jakarta - Kapal induk USS George HW Bush telah dikirim oleh Komando Pusat Militer Amerika Serikat ke Laut Arab. Pengiriman ini dilakukan sebagai respons terhadap kekhawatiran mengenai kondisi penugasan yang berkepanjangan yang dialami oleh para pelaut di kapal USS Abraham Lincoln. Foto yang dibagikan di platform media sosial X menunjukkan jet-jet tempur yang lepas landas dari geladak kapal George HW Bush.

"Pesawat Angkatan Laut AS lepas landas dari geladak penerbangan USS George H.W. Bush (CVN 77) saat kapal tersebut berlayar di Laut Arab untuk mendukung keamanan di Timur Tengah," demikian pernyataan dari akun media sosial CENTCOM.

Peralihan Tugas Kapal Induk

USS George HW Bush (CVN-77) adalah kapal induk bertenaga nuklir yang termasuk dalam kelas Nimitz dan merupakan bagian dari armada Angkatan Laut AS yang beroperasi di kawasan tersebut selama konflik dengan Iran. Sebelumnya, USS Abraham Lincoln berangkat dari California pada November 2025 untuk bertugas di Laut China Selatan, namun rutenya kemudian dialihkan ke Timur Tengah sebelum serangan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Presiden AS, Donald Trump, sempat menanggapi kekhawatiran mengenai kondisi kehidupan dan kesehatan mental personel di kapal USS Abraham Lincoln. Ia menyatakan bahwa kapal tersebut akan segera digantikan. Ketika ditanya oleh wartawan mengenai kekhawatiran keluarga para personel, Trump menjawab, "Tidak, mereka tidak khawatir." Ia juga menolak anggapan bahwa kapal tersebut telah dikerahkan terlalu lama, dengan menyatakan, "Tidak, tidak, tidak, justru belum cukup lama."

Kondisi di USS Abraham Lincoln

Trump mengonfirmasi bahwa USS Abraham Lincoln dijadwalkan untuk digantikan oleh kapal induk lain di tengah ketegangan antara AS dan Iran terkait kendali atas Selat Hormuz serta program nuklir Iran. "Kapal itu sedang bergerak sekarang atau akan segera bergerak, dan akan digantikan oleh kapal lain yang sangat mirip," ujarnya.

Media AS, termasuk publikasi yang fokus pada militer, melaporkan pernyataan dari sejumlah kerabat awak kapal yang menyebutkan bahwa kondisi kehidupan di USS Abraham Lincoln telah memburuk. Terdapat pula laporan mengenai beberapa upaya bunuh diri di kapal tersebut. Politisi dari Partai Demokrat telah mendesak agar dilakukan penyelidikan terkait situasi ini.

Artikel Terkait