Fakta Pendidikan

Bank Mandiri Tingkatkan Akses Kerja untuk Penyandang Disabilitas

Bank Mandiri berkomitmen untuk menciptakan peluang kerja inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program Mandiri Sahabat Difabel. Program ini bertujuan untuk memberdayakan individu difabel agar s...

W
Wira Yudha
07 August 2026
31 pembaca
Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel
Bank Mandiri Perluas Akses Kerja Inklusif bagi Generasi Difabel

Bank Mandiri terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan kesempatan kerja yang inklusif lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dinamakan Mandiri Sahabat Difabel. Inisiatif ini merupakan langkah nyata dari perusahaan untuk mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas agar memiliki kompetensi dan kesiapan dalam dunia kerja, sekaligus memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai penggerak ekonomi yang inklusif.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menyatakan bahwa bank ini percaya setiap individu memiliki hak yang sama untuk berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Oleh karena itu, perusahaan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk bagi penyandang disabilitas. "Melalui program Mandiri Sahabat Difabel, kami ingin membekali para peserta dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesiapan memasuki dunia kerja. Ini merupakan bagian dari komitmen Bank Mandiri untuk menciptakan ekosistem yang semakin inklusif, di mana setiap orang dapat merasa nyaman dan setara dalam meraih kesempatan, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/8).

Pelatihan untuk Penyandang Disabilitas

Dalam program Mandiri Sahabat Difabel, Bank Mandiri bekerja sama dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) untuk memberikan pelatihan kesiapan kerja kepada sekitar 350 siswa penyandang disabilitas dari tujuh Sekolah Luar Biasa (SLB) di DKI Jakarta. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Materi pelatihan mencakup pengembangan kesadaran diri dan pembentukan pola pikir kerja, peningkatan sikap kerja dan kemampuan bekerja dalam tim, pengenalan dunia kerja serta penyusunan curriculum vitae (CV), persiapan memasuki dunia kerja, pemahaman mengenai hak dan kewajiban di lingkungan kerja, hingga simulasi wawancara kerja. Seluruh materi akan disampaikan dalam 90 sesi pelatihan yang terbagi dalam 15 kelas dan berlangsung sepanjang periode program.

Proses Seleksi dan Magang

Program Mandiri Sahabat Difabel dijadwalkan berlangsung dari 20 Juli hingga 11 September 2026. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta akan mengikuti proses seleksi yang dilakukan oleh Human Capital Bank Mandiri untuk mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di Bank Mandiri sebagai bagian dari pengembangan pengalaman kerja mereka.

Adhika menambahkan bahwa kolaborasi dengan Yayasan Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) sangat penting untuk memastikan program ini berjalan efektif dan mampu memenuhi kebutuhan peserta. "Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami optimistis program ini dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi, meningkatkan daya saing, serta berkontribusi secara optimal di dunia kerja," tambahnya.

Kedepannya, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat berbagai program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, sejalan dengan semangat Sinergi Majukan Negeri dan Nyaman Bersama Mandiri. Perusahaan bertekad untuk terus menghadirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai wujud keunggulan berkelanjutan, serta mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif sebagai bagian dari peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah.

jpnn.com Sumber: jpnn.com

Artikel Terkait