Fakta Pendidikan

Dampak Praktik Transaksional Terhadap Integritas Pendidikan

Kasus tangkap tangan Rektor Universitas Jenderal Soedirman oleh KPK memunculkan pertanyaan serius mengenai integritas sistem pendidikan di Indonesia.

W
Wira Yudha
22 August 2026
25 pembaca
Kalau Pendidikan Bisa Dibeli, Bagaimana Kita Mencetak Kader Bangsa?
Kalau Pendidikan Bisa Dibeli, Bagaimana Kita Mencetak Kader Bangsa?

Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Meskipun kita harus menghormati proses hukum dan prinsip praduga tak bersalah, hal ini menimbulkan pertanyaan mendasar tentang integritas pendidikan yang sedang berlangsung.

Jika dugaan praktik transaksional dalam penerimaan mahasiswa baru terbukti benar, masalah yang muncul tidak hanya seputar uang, jabatan, atau siapa yang terlibat dalam transaksi tersebut. Yang lebih penting adalah kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Ketika pendidikan seharusnya menjadi arena untuk membangun kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan karakter, bagaimana jika praktik transaksional justru mengganggu akses ke ruang pendidikan itu sendiri?

Paradoks dalam Pendidikan

Di sinilah letak paradoks yang terjadi. Kita berharap generasi muda menjadi antikorupsi, namun mereka mungkin menyaksikan bahwa akses pendidikan dapat dipengaruhi oleh faktor uang dan koneksi. Kita mengajarkan nilai-nilai integritas, tetapi mereka melihat bahwa nilai tersebut dapat dikalahkan oleh kepentingan tertentu. Kita berbicara tentang meritokrasi, tetapi kenyataannya akses pendidikan bisa dipersepsikan sebagai sesuatu yang bisa dinegosiasikan.

Jika situasi ini dibiarkan, kerusakan tidak hanya terjadi pada sistem penerimaan mahasiswa, tetapi juga pada nilai-nilai pendidikan itu sendiri. Seorang mahasiswa tidak hanya belajar dari buku dan dosen, tetapi juga dari lingkungan di sekitarnya. Keteladanan merupakan kurikulum yang tidak tertulis dan sangat berpengaruh.

Menjawab Tantangan untuk Masa Depan

Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana ilmu digunakan, nilai-nilai yang dipegang, dan seberapa kuat integritas seseorang saat memegang kekuasaan. Jika pendidikan bisa dibeli, kita perlu bertanya: Bagaimana kita dapat mencetak kader bangsa yang memiliki integritas? Pertanyaan ini tidak hanya ditujukan kepada institusi pendidikan, tetapi juga merupakan cermin bagi kita semua.

jpnn.com Sumber: jpnn.com

Artikel Terkait