Jambi - Bandara Sultan Thaha di Jambi mengalami penurunan jarak pandang akibat kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Hal ini mengakibatkan dua penerbangan rute Jakarta-Jambi terpaksa dialihkan.
Menurut informasi yang diperoleh, EGM Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menyatakan bahwa keputusan pengalihan ini diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan. Dua pesawat yang terkena dampak adalah Garuda Indonesia GA 128 dan Citilink QG 966. "Jarak pandang sempat turun sampai 800 meter. Untuk keselamatan, dua penerbangan yang menuju Jambi dialihkan ke bandara lain," ungkap Ardon.
Penerbangan yang Dialihkan
Penerbangan Garuda Indonesia GA 128 yang dijadwalkan tiba pada pukul 13.40 WIB dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam. Sementara itu, Citilink QG 966 yang seharusnya tiba pada pukul 15.20 WIB dialihkan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang. "Saat itu, maskapai Garuda mengangkut 119 orang atau penumpang, sedangkan maskapai Citilink 164 pax atau penumpang," tambah Ardon.
Kondisi Jarak Pandang
Berdasarkan laporan dari Bandara Sultan Thaha Jambi, pada pukul 14.00 WIB, jarak pandang tercatat sekitar 1.500 meter. Namun, jarak pandang tersebut menurun menjadi 1.000 meter pada pukul 14.30 WIB dan mencapai 800 meter pada pukul 15.00 WIB.
Situasi ini menunjukkan dampak serius dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah tersebut, yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan masyarakat tetapi juga keselamatan penerbangan.