Fakta Pendidikan

Empat Siswa Indonesia Sukses Raih Medali Perunggu di IOI 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2026, dengan empat siswa berhasil meraih medali perunggu.

D
Dila Rakasiwi
15 August 2026
27 pembaca
Foto: dok. ioinformatics.org
Foto: dok. ioinformatics.org

Jakarta - Pelajar Indonesia kembali menunjukkan prestasi gemilang di kompetisi internasional yang bergengsi, di mana 375 peserta dari 92 negara berpartisipasi. Dalam ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan sejak 9 Agustus, empat siswa berhasil meraih medali perunggu.

Menurut informasi yang dibagikan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), kontingen Indonesia terdiri dari Aufan Ahmad Mumtaza dari SMA Al Irsyad Satya, Jawa Barat; Franklin Filbert Irwan dari SMA Darma Yudha, Riau; Warren Xing dari SMA Bina Mulia, Kalimantan Barat; dan Nathan Allan dari SMA Kanisius, DKI Jakarta. Selama mengikuti kompetisi di Tashkent, mereka didampingi oleh dua pembina, yaitu Dr Musthofa SKom, MSc dari IPB University dan Albert Yulios Ramahalim dari Ikatan Alumni-Tim Olimpiade Komputer Indonesia.

Rincian Hasil Kompetisi

Dalam dua hari pelaksanaan, peserta ditantang untuk menyelesaikan enam soal dengan total skor maksimum 600. Hasil kompetisi IOI 2026 telah diumumkan, di mana semua anggota tim Indonesia berhasil meraih medali perunggu. Berikut adalah rincian skor dan peringkat mereka:

  • Aufan Ahmad Mumtaza - Skor akhir: 295.70, Peringkat: 109
  • Franklin Filbert Irwan - Skor akhir: 260.49, Peringkat: 145
  • Warren Xing - Skor akhir: 251.75, Peringkat: 159
  • Nathan Allan - Skor akhir: 242.89, Peringkat: 172

Dalam ajang ini, medali emas diberikan kepada 32 peserta, sedangkan 62 peserta menerima medali perak, dan 94 peserta mendapatkan medali perunggu. Selain itu, IOI 2026 juga memberikan penghargaan khusus kepada 43 peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Dominasi Kontingen China

Kontingen dari China mendominasi kompetisi ini dengan meraih tiga medali emas dan satu perak. Salah satu peserta dari negeri Tirai Bambu, Qiwen Xu, berhasil mencetak skor tertinggi dengan angka 498.27.

Seperti yang dilaporkan, para peserta IOI 2026 menunjukkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam merancang serta memprogram algoritma, yang bertujuan untuk memperkuat hubungan di dalam komunitas teknologi informasi global. "Masa depan kemajuan teknologi ditentukan oleh kreativitas, integritas, dan ketekunan dari profesional muda yang mampu menyelesaikan berbagai tugas kompleks," ujar Presiden IOI, Sun Teck Tan.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait