Tuesday, 12 May 2026
Fakta Pendidikan

Fenomena Langka: Ikan Berenang Mundur di Kedalaman Laut Arktik

Sebuah tim peneliti berhasil merekam momen unik seekor ikan yang berenang mundur di kedalaman 260 meter di dasar laut Greenland. Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang perilaku biota laut dalam...

N
Narayana Putra
10 May 2026 9 pembaca
Fenomena Langka: Ikan Berenang Mundur di Kedalaman Laut Arktik
detik.com Sumber: detik.com

Sebuah kejadian yang menarik terjadi di dasar laut fyord Greenland ketika tim peneliti merekam seekor ikan yang melakukan gerakan tidak biasa, yaitu berenang mundur sambil mengikuti arus di kedalaman ratusan meter. Rekaman ini merupakan bagian dari penelitian yang bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang kehidupan makhluk-makhluk yang mendiami daerah terpencil di Arktik.

Dengan memanfaatkan teknologi kamera video dan hidrofon, para ilmuwan berhasil mendapatkan akses visual ke ekosistem yang sebelumnya sulit dijangkau. Penemuan ini tidak hanya memberikan data visual baru, tetapi juga memperluas pemahaman tentang perilaku biota laut dalam yang jarang berinteraksi dengan manusia.

Identifikasi Ikan Siput

Ikan yang terekam merupakan jenis ikan siput atau snailfish, yang termasuk dalam keluarga Liparidae. Ikan ini dikenal mendiami perairan laut dalam, termasuk Monterey Canyon, dan memiliki lebih dari 350 spesies yang tergolong dalam sekitar 30 genus, meskipun banyak di antaranya masih sulit ditemukan. Keluarga Liparidae adalah kelompok vertebrata yang sangat mampu beradaptasi dengan kedalaman ekstrem, bahkan memegang rekor sebagai ikan terdalam yang pernah diketahui, mampu bertahan hidup hingga kedalaman 8.145 meter di bawah permukaan laut.

Dalam pengamatan terbaru, perilaku ikan siput ini menunjukkan perbedaan dibandingkan dengan ikan laut dalam lainnya. Biasanya, ikan lain berenang mundur dengan gerakan tubuh bergelombang, tetapi dalam studi ini, snailfish terlihat hanyut secara pasif mengikuti arus, serta mampu tetap diam dalam waktu yang cukup lama dengan posisi ekor melingkar. Banyak individu yang terekam memiliki ukuran kecil dengan kepala bulat dan tubuh ramping, sehingga para ahli menduga bahwa spesies tersebut kemungkinan besar termasuk dalam genus Osteodiscus.

Rekaman Menarik dari Dasar Laut

Rekaman tersebut diambil di kedalaman sekitar 260 meter di bawah permukaan perairan Inglefield Bredning, Greenland. Pada tanggal 1 Agustus 2025, sistem kamera dijatuhkan dari kapal hingga mencapai dasar laut untuk memantau aktivitas biota selama tiga hari. Kamera tersebut diatur untuk merekam video berdurasi 10 menit setiap 20 menit, guna menangkap pergerakan di habitat yang jarang terjamah.

Dari total 223 file video yang berhasil dikumpulkan, momen yang paling menarik adalah kemunculan ikan snailfish yang menunjukkan perilaku unik dengan berenang mundur secara pasif. Ikan tersebut bahkan terdiam selama 16 detik dengan posisi ekor melengkung sebelum akhirnya berenang keluar dari jangkauan kamera. Selain itu, kamera juga merekam keberagaman hayati lainnya di dasar laut Arktik, termasuk ubur-ubur, cacing bristle, udang, dan kelompok amphipod yang terlihat mengapung bersama.

Temuan ini sangat berarti bagi para ilmuwan, karena memberikan gambaran nyata tentang perilaku ekosistem laut dalam yang selama ini sulit diamati tanpa alat bantu khusus.

// Artikel Terkait