Fakta Politik

Gerindra Jawa Barat Menanggapi Isu Kepindahan Dedi Mulyadi ke PSI

Gerindra Jawa Barat memberikan klarifikasi terkait rumor yang menyebutkan bahwa Gubernur Dedi Mulyadi akan berpindah ke PSI. Pihak Gerindra menegaskan dukungan Dedi terhadap Prabowo dan menilai isu te...

S
Stevani Nila Wardana
24 August 2026
40 pembaca
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD RIZKY FEBRIANSYAH)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD RIZKY FEBRIANSYAH)

Bandung, CNN Indonesia -- Gerindra Jawa Barat (Jabar) memberikan tanggapan mengenai spekulasi bahwa Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, akan meninggalkan partai tersebut untuk bergabung dengan PSI. Wakil Ketua Gerindra Jabar, Buky Wibawa Karya Guna, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui latar belakang dari isu tersebut dan menegaskan bahwa Dedi Mulyadi, yang juga dikenal dengan sebutan Demul atau KDM, telah menyatakan dukungannya untuk Prabowo dalam memimpin Indonesia.

"Saya tidak tahu data dan variabel apa yang menduga-duga Dedi Mulyadi (Demul) mau hijrah ke PSI. Namun, ada pernyataan sanggahan secara tegas bahwa Demul membantah hal tersebut. Dalam pernyataannya, ia menghendaki Prabowo untuk memimpin Indonesia," kata Buky saat dihubungi pada Senin (23/8).

Kepastian Posisi Dedi Mulyadi di Gerindra

Buky menambahkan bahwa saat ini Dedi Mulyadi merupakan kader partai Gerindra dan menjabat sebagai dewan pembina. Dia juga menegaskan bahwa belum ada indikasi dari Dedi untuk meninggalkan Gerindra.

"Bagaimanapun, ia adalah kader Gerindra dan menjabat sebagai Dewan Pembina di Gerindra Pusat. Ini menunjukkan kualitas moral dan etika yang kuat. Jadi, beberapa kali saya bertemu dengan Demul, saya belum melihat tanda-tanda ke arah sana. Saya juga merasa aneh dengan keriuhan ini," ujarnya.

Kegiatan Dedi Mulyadi dan Isu Simpati

Buky juga membantah anggapan bahwa aktivitas Dedi Mulyadi yang sering bepergian, termasuk ke luar Jawa Barat, untuk mencari simpati, seperti kunjungan ke NTT pascagempa besar pekan lalu, berkaitan dengan isu kepindahannya ke PSI. Buky menilai karakter Dedi Mulyadi yang aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

"Dia aktif berkeliling dan bukan tipikal pemimpin di belakang meja. Saya melihat dia memang sosok yang seperti itu. Dia adalah sosok yang perasaannya mudah tersentuh-dia sendiri sering menyampaikan bahwa dirinya mudah tersentuh-lalu mencoba menyelesaikan masalah tersebut," jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa bantuan yang diberikan oleh beberapa gubernur dari daerah lain, seperti DKI Jakarta atau Jawa Timur, dilakukan murni atas dasar kemanusiaan.

Untuk diketahui, sebelum bergabung dengan Gerindra, Dedi Mulyadi adalah anggota Golkar dan pernah menjabat sebagai pemimpin partai tersebut di Jawa Barat.

Artikel Terkait