Fakta Nasional

Insiden Mengerikan Penerbangan Air India: Pilot Positif Ganja

Sebuah penerbangan Air India dari Phuket menuju New Delhi mengalami insiden menakutkan ketika pesawat tiba-tiba menukik hingga 300 kaki. Pilot penerbangan tersebut dinyatakan positif ganja setelah men...

P
Panca Akbar Saputra
12 August 2026
31 pembaca
Foto: Getty Images/Vadimborkin
Foto: Getty Images/Vadimborkin

Jakarta - Sebuah penerbangan yang dioperasikan oleh Air India mengalami situasi yang mengkhawatirkan. Pesawat yang mengangkut penumpang dari Phuket menuju New Delhi itu secara tiba-tiba menukik hingga ketinggian 300 kaki atau sekitar 91 meter. Pesawat tipe Airbus A320neo tersebut membawa total 145 orang, terdiri dari 137 penumpang dan delapan awak.

Menurut informasi yang diperoleh dari sumber yang mengetahui permasalahan ini, seperti yang dilaporkan oleh Reuters, pada Rabu (12/8/2026), kapten penerbangan tersebut telah dinyatakan positif menggunakan ganja dalam tes konfirmasi narkoba. Hasil positif ini diperoleh dari tes kedua yang dilakukan terhadap pilot yang identitasnya tidak diungkapkan.

Panggilan dari Kementerian Penerbangan Sipil

Informasi mengenai hasil tes tersebut muncul setelah Kementerian Penerbangan Sipil India memanggil CEO Air India, Campbell Wilson, untuk memberikan penjelasan terkait insiden yang menimpa pesawat ini. Baik pihak Air India maupun Kementerian Penerbangan Sipil India enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai laporan tersebut.

Wilson menyatakan kepada media lokal di India bahwa Air India telah menyampaikan laporan kepada kementerian mengenai perkembangan penyelidikan insiden ini. Pemanggilan tersebut terjadi beberapa hari setelah pihak berwenang India memulai penyelidikan atas insiden yang mengakibatkan 13 penumpang dan empat awak pesawat mengalami cedera.

Perubahan Ketinggian yang Mencolok

Penerbangan dari kota wisata Thailand tersebut, menurut keterangan pemerintah India, mengalami "perubahan ketinggian sesaat" saat melintasi negara bagian Odisha di bagian timur India. Meskipun demikian, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di New Delhi.

Pada hari Minggu (9/8), Kementerian Penerbangan Sipil India menyatakan bahwa pemeriksaan awal terhadap pilot menunjukkan hasil yang mengharuskan dilakukannya uji laboratorium untuk konfirmasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pilot tersebut menjalani pemeriksaan tahap kedua untuk memastikan apakah dia berada di bawah pengaruh zat psikoaktif saat pesawat kehilangan ketinggian secara mendadak.

Pemeriksaan terhadap zat psikoaktif merupakan prosedur standar dalam investigasi yang bersifat kritis, dan hasil yang menunjukkan indikasi non-negatif pada tes pertama mengharuskan dilakukannya tes konfirmasi. Dalam kasus ini, tes kedua juga menunjukkan hasil positif, menurut sumber yang dikutip oleh Reuters dan Bloomberg.

Keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama bagi industri penerbangan India yang tengah berkembang pesat, terutama setelah kecelakaan tragis yang melibatkan pesawat Boeing 787 Dreamliner milik Air India pada tahun 2025 dan berbagai insiden kelalaian keselamatan lainnya.

Artikel Terkait