Pangandaran - Letkol Czi Citra Kurniawan, selaku Komandan Kodim 0625/Pangandaran, mengungkapkan permohonan maaf secara publik terkait insiden ambruknya Jembatan Pongpet saat dilintasi oleh rombongan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami. Ia mengakui adanya kelalaian dari panitia yang tidak membatasi jumlah warga yang berada di atas jembatan pada saat peresmian.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran, pada Minggu (30/8/2026) sore. Tali penahan jembatan gantung itu terlepas akibat kelebihan beban saat dilintasi oleh puluhan orang secara bersamaan. "Memang kesalahan kami dari Kodim, pada saat pelaksanaan peresmian kami tidak mengontrol kapasitas yang melewati jembatan tersebut. Karena pada saat itu euforia dari pihak kami dengan masyarakat, salah satu destinasi wisata Pangandaran kembali terbuka," ujar Dandim saat memberikan penjelasan kepada wartawan.
Detail Kejadian Ambruknya Jembatan
Insiden ini bermula ketika rombongan Forkopimda, termasuk Bupati dan Dandim, melintasi jembatan setelah acara penyambutan. Tiba-tiba, tali sling di sisi kanan jembatan beserta blok angkur putus. Meskipun demikian, struktur jembatan sepanjang 60 meter tersebut dipastikan masih dalam kondisi utuh.
Menurut spesifikasi teknis, jembatan ini dirancang untuk menampung beban maksimal 2 ton, dengan aturan penggunaan aman di kisaran 60 persen dari kapasitas tersebut. Penyelenggara sebelumnya telah memasang rambu peringatan di kedua ujung jembatan yang menyatakan batasan maksimal tiga pejalan kaki atau satu unit sepeda motor secara bergantian. Namun, saat peresmian berlangsung, diperkirakan lebih dari 40 orang berada di atas jembatan secara bersamaan.
Uji Coba Sebelum Peresmian
Sehari sebelum peresmian, jembatan tersebut telah diuji coba dengan dua motor dan enam orang, dan dinyatakan aman. Namun, pada saat kejadian, diperkirakan ada lebih dari 40 orang yang melintasi jembatan. "Sebelumnya sudah diuji coba sekitar satu minggu sebelum peresmian pada bulan Agustus dengan dua motor dan enam orang, kondisinya aman. Namun saat kejadian kemarin diperkirakan ada 40 orang lebih di atas jembatan," tambahnya.