Fakta Nasional

Jumlah Korban Tewas Gempa NTT M 7 Meningkat Menjadi Lima Orang

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengakibatkan lima orang dilaporkan meninggal dunia. Gubernur NTT, Melki Laka Lena, memberikan informasi terki...

E
Eko Prasetyo
15 August 2026
32 pembaca
Gempa NTT (Foto: dok. BMKG)
Gempa NTT (Foto: dok. BMKG)

Flores - Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 terjadi di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat laporan mengenai lima orang yang telah meninggal dunia. "Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang," ujar Melki dalam konferensi pers yang diadakan pada Sabtu (15/8/2026) bersama dengan pihak terkait, termasuk BMKG, BPBD, SAR, serta TNI dan Polri untuk membahas penanganan dampak gempa di Flores.

Detail Korban dan Penyebab Kematian

Melki menjelaskan bahwa dari lima korban yang meninggal, dua di antaranya berasal dari Maumere, Kabupaten Sikka, dan tiga lainnya dari Kabupaten Manggarai. Korban tewas diduga akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh saat gempa terjadi. "Tetapi, kami akan pastikan lagi penyebabnya karena apa," tambahnya.

Dia juga menyatakan bahwa data lebih rinci mengenai jumlah korban jiwa, termasuk yang luka-luka, akan disampaikan setelah mereka kembali dari Flores. "Siang nanti kami akan berangkat ke Flores dan sore nanti kami sampaikan update-nya lagi, mulai dari korban jiwa serta kerusakan," ungkapnya.

Kondisi Infrastruktur dan Gempa Susulan

Terkait dengan kerusakan infrastruktur, Melki menyebutkan bahwa beberapa ruas jalan di Flores mengalami kerusakan dan longsor akibat gempa tersebut. Gempa dengan magnitudo 7,7 ini terjadi pada pukul 04.58.24 WIB, dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, pada kedalaman 15 kilometer.

Setelah gempa utama, tercatat sebanyak 37 aktivitas gempa susulan hingga pukul 07.07 WIB. Salah satu gempa susulan yang signifikan memiliki kekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi pada pukul 05.13 WIB, diikuti oleh gempa susulan lainnya dengan magnitudo 6,2 pada pukul 05.28 WIB dan 5,6 pada pukul 05.37 WIB. Sejumlah gempa susulan lainnya juga terdaftar, termasuk yang berkekuatan 5,5. Berdasarkan informasi yang ada, gempa-gempa susulan tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Artikel Terkait