Jakarta - Polisi berhasil menangkap seorang juru parkir ilegal berinisial MS yang meminta pengendara motor di Jalan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, untuk membayar tarif parkir sebesar Rp 5.000. Pelaku MS diketahui memaksakan biaya parkir yang seharusnya untuk mobil kepada korban yang menggunakan sepeda motor.
Penjelasan dari Kapolsek Tambora
Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa pelaku memaksa korban untuk membayar tarif parkir yang tidak sesuai dengan kendaraan yang digunakan. "Untuk tarif yang diminta oleh pelaku, itu senilai Rp 5.000, yang di mana karcis yang diserahkan itu karcis untuk mobil. Namun, untuk korban pada saat di TKP dia menggunakan sepeda motor," ungkap AKP Wahyu dalam keterangannya pada Minggu (9/8/2026).
Karcis Kedaluwarsa dan Hasil Tes Narkoba
Wahyu juga menambahkan bahwa pelaku menggunakan karcis yang sudah kedaluwarsa dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Ia menyatakan bahwa izin yang dimiliki pelaku telah mati karena tidak diperpanjang. "Untuk pelaku yang diamankan itu, dia menggunakan karcis yang sudah kedaluwarsa, yang sebelumnya dia sudah ada surat izin dari Dishub. Namun, surat tersebut sudah mati dan tidak diperpanjang, jadi digunakan untuk parkir," jelasnya.
MS kini telah ditahan di Polsek Tambora untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan bahwa pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis amfetamin. "Untuk selanjutnya, pelaku tersebut kami amankan untuk melakukan pemeriksaan. Kemudian kami juga sudah melakukan tes urine yang bersangkutan dan positif narkoba jenis amphetamin," tuturnya.
Insiden ini menjadi perhatian publik setelah video yang menunjukkan tindakan pelaku beredar luas di media sosial pada Sabtu (8/8). Dalam video tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku tampak mengenakan kaus abu-abu, celana pendek, dan topi biru, serta masker hitam. Ia terlihat meminta uang parkir kepada seorang pengendara motor, dan ketika diminta karcis, ia justru mengeluarkan kalimat kasar dan mengajak berduel.
“Lu malak, lu malak? Nggak usah mukul, lu. Gue minta karcis,” ucap pengendara motor yang merekam kejadian tersebut. “Gue nggak minta lu parkirin juga, lha gue duit mah ada,” tambahnya. Pelaku kemudian menantang, “Duel aja sama gue yuk,” yang menunjukkan sikap agresifnya.
Kasus ini menjadi sorotan dan menambah daftar tindakan juru parkir liar yang meresahkan masyarakat di Jakarta.