Ontario - Doug Ford, Premier Ontario, memberikan tanggapan terhadap keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Ford memasang papan tanda besar di tepi danau yang menegaskan 'Danau Ontario. Sekarang dan Selamanya'.
Menurut laporan BBC pada Minggu (30/8/2026), Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk merubah nama danau tersebut, disertai dengan serangkaian video buatan AI yang menunjukkan danau yang membentang di wilayah kedua negara. Ford menegaskan, "Jauh sebelum masa Presiden Trump, danau ini bernama Danau Ontario. Jauh setelah masa jabatan Presiden Trump berakhir, danau ini akan tetap bernama Danau Ontario."
Penyebab Perselisihan
Perselisihan ini bermula dari ketegangan dalam perundingan perdagangan, di mana Amerika Serikat memberlakukan tarif baru sebesar 50% terhadap produk Kanada senilai USD 20 miliar (sekitar Rp 355 triliun). Sebagai balasan, Kanada berencana untuk menerapkan tarif yang setara bulan depan. Trump mengungkapkan bahwa perubahan nama tersebut berlaku segera setelah perintah ditandatangani, meskipun negara lain tidak diwajibkan untuk mengikuti keputusan tersebut.
Para pejabat Kanada menunjukkan sikap acuh terhadap langkah Trump. Pada Sabtu (29/8), Trump juga mengunggah video buatan AI di media sosial, salah satunya menunjukkan dirinya menendang papan tanda Danau Ontario dan menggantinya dengan papan bertuliskan 'Selamat Datang di Danau Amerika'. Video lain menampilkan sekumpulan angsa Kanada dengan gaya rambut mirip Trump yang berpatroli di tepi danau yang baru dinamai.
Penegasan Nama Danau
Ford menilai tindakan Trump untuk mengganti nama danau tersebut sebagai reaksi terhadap keberanian Ontario dan Kanada dalam membela diri. "Sekadar mengingatkan Presiden Trump atau siapa pun, kami memasang papan tanda ini untuk menegaskan bahwa ini adalah Danau Ontario, sekarang dan selamanya," jelas Ford saat berdiri di depan papan tanda yang baru dipasang.
Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, juga menegaskan bahwa 'sesuatu harus disebut dengan nama aslinya, dan danau ini bernama Danau Ontario-hari ini dan selamanya'. Nama empat dari lima Danau Besar, yaitu Ontario, Huron, Michigan, dan Erie, berasal dari bahasa penduduk asli, sementara nama Danau Superior diambil dari bahasa Prancis yang di-Inggriskan.
Danau Ontario, yang merupakan danau terkecil di antara Danau Besar, berbatasan dengan provinsi Ontario di Kanada dan negara bagian New York di AS. Perintah eksekutif Trump memberikan waktu 30 hari bagi Departemen Dalam Negeri AS untuk memperbarui perubahan nama tersebut pada Geographic Names Information Service, lembaga resmi yang menyimpan data nama-nama geografis domestik di AS. Sebelumnya, Trump juga pernah mengeluarkan perintah serupa yang mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika, yang ditolak oleh Meksiko.
Kasus tersebut memicu sengketa hukum antara Meksiko dan Google, yang mengubah nama teluk dalam aplikasi peta mereka, sehingga pengguna di AS melihat 'Gulf of America' sementara pengguna di Meksiko tetap melihat 'Gulf of Mexico'.
Perkembangan terbaru ini menunjukkan ketegangan yang terus berlanjut antara kedua negara, terutama dalam konteks perdagangan dan pengakuan nama tempat.