Jakarta - Seorang wanita bernama EN (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander terlibat dalam kecelakaan beruntun di Surabaya, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Saat ini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian. EN mengaku merasa panik dan takut akan amukan massa setelah sebelumnya menyerempet sebuah taksi.
Pengakuan tersebut disampaikan oleh EN di Satpas Colombo Satlantas Polrestabes Surabaya. Ia mengungkapkan bahwa ia tidak menyadari bahwa tindakan melarikan diri justru berujung pada kecelakaan yang merenggut nyawa seseorang. "Ya itu, karena saya takut habis nyerempet taksi, dikejar massa. Saya takut nanti diamuk massa, saya berusaha kabur, ternyata malah terjadi kecelakaan yang menewaskan orang," ungkapnya.
Pengakuan Mengenai Perilaku Saat Kecelakaan
EN juga menyatakan bahwa ia sempat berperilaku marah dan melawan saat kejadian, namun ia tidak menyadari tindakan tersebut. "Karena saya juga enggak sadar. Itu saya juga kaget kelakuan saya seperti itu. Jadi saya malu," ujarnya. Menurutnya, sebelum terjadinya kecelakaan, ia baru saja menghadiri sebuah pesta di mana ia mengonsumsi alkohol.
Detail Tentang Pesta Sebelum Kecelakaan
Meski EN mengaku tidak banyak minum, ia tidak dapat mengingat secara jelas berapa gelas alkohol yang ia konsumsi. "Pesta. Dari tempat pesta. Enggak, 7 gelasan, 1/4 gelas," katanya. Kecelakaan ini telah menarik perhatian publik dan menimbulkan berbagai reaksi di masyarakat.