Fakta Nasional

Kisah Damai Sopir Alphard yang Merusak Motor Ojol di Jakarta Selatan

Peristiwa perusakan motor oleh pengemudi Alphard terhadap seorang pria yang diduga sebagai driver ojek online menjadi viral di media sosial, namun telah diselesaikan secara damai.

E
Eko Prasetyo
19 August 2026
32 pembaca
Pengemudi Alphard (jaket hitam) dan pengemudi ojol (jaket biru) (Dok. Istimewa)
Pengemudi Alphard (jaket hitam) dan pengemudi ojol (jaket biru) (Dok. Istimewa)

Jakarta - Sebuah insiden perusakan yang dilakukan oleh pengemudi mobil Alphard terhadap sepeda motor milik seorang pria yang diduga sebagai pengemudi ojek online (ojol) menjadi viral di berbagai platform media sosial. Setelah viral, kasus ini telah diselesaikan melalui mediasi damai antara kedua belah pihak.

Dalam video yang beredar, terlihat pengemudi ojol dan sopir Alphard berada di tepi jalan. Pengemudi Alphard, yang mengenakan pakaian merah, terlihat merusak motor ojol dengan cara memukulnya menggunakan batu. Sementara itu, pengemudi ojol hanya bisa pasrah menyaksikan motornya dirusak, dengan bagian depan motor yang terlihat mengalami kerusakan signifikan.

Detail Kejadian dan Tindakan Polisi

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, mengungkapkan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa pagi, 18 Agustus 2026. Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk pengemudi ojol tersebut. "Belum ada laporan, tapi tetap kita tindak lanjuti. Sudah (diperiksa pemotor), sudah semua, kita sudah cek TKP semua," jelas Seala saat dihubungi.

Berdasarkan informasi awal, perusakan terjadi karena pengemudi Alphard tidak terima mobilnya diserempet. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Mohon waktu, lagi kita dalami. Itu mobil perusahaan, mobil itu atas nama perusahaan lagi kami dalami dulu. Ada keserempet mobil itu kena spion. Si pemilik mobil nggak terima, dirusak (motor) pakai batu dan sebagainya," tuturnya.

Proses Mediasi dan Tanggapan Korban

Polisi kemudian melakukan mediasi antara pengemudi ojol dan sopir Alphard, dan saat ini kasus tersebut telah berakhir secara damai. "Untuk prosesnya sudah selesai," kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, saat dimintai konfirmasi.

Mulyadi, pengemudi ojol yang menjadi korban, mengungkapkan bahwa dirinya baik-baik saja setelah kejadian tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memfasilitasi mediasi dengan pelaku yang merusak motornya. "Sebagai korban, insyaallah alhamdulillah saya baik-baik saja cuma kegerahan saja. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya dari pagi sampai malam tadi," ungkapnya.

Mulyadi juga mengaku terkejut saat mengetahui video dirinya beredar luas di media sosial. "Kaget, soalnya saya nggak bisa menggunakan gadget. Jadi saya kaget gitu. 'Nih kenapa kamu? Kenapa kamu?' Saya bingung. Kan tahu saya nggak pernah menggunakan, kecuali WA. Ya sudah alhamdulillah," terangnya.

Setelah mediasi, Mulyadi menyatakan bahwa ia telah memaafkan pelaku dan merasa ikhlas. "Ikhlas, ikhlas," kata Mulyadi. Dalam proses mediasi tersebut, Mulyadi juga mendapatkan sepeda motor baru. Kendaraan tersebut diberikan oleh politisi Uya Kuya dan Putri Zulkifli Hasan. "Untuk prosesnya sudah selesai," tambah Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam.

Driver ojol di Pesanggrahan yang motornya dirusak oleh sopir Alphard kini mendapatkan motor baru sebagai bentuk penyelesaian dari insiden tersebut.

Artikel Terkait