Jakarta - Keterbatasan tidak selalu menjadi halangan bagi seseorang untuk mencapai impian yang tinggi. Hal ini dibuktikan oleh Nabil Bintang Prayoga, yang baru saja dinyatakan sebagai lulusan terbaik di Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University dengan IPK hampir sempurna, yaitu 3,99. Menariknya, pemuda berprestasi ini adalah anak dari seorang penjual jamu dan berhasil meraih gelar sarjana berkat beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
"Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan perjalanan ini sebagai lulusan terbaik. Pencapaian ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan kakak saya yang selalu memberikan doa, dukungan, dan semangat. Mama selalu mengatakan bahwa warisan terbaik yang dapat diberikan orang tua adalah pendidikan," ucap Nabil.
Perjalanan Nabil Menuju IPB
Nabil berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Orang tuanya menjalankan usaha salon kecil dan depot jamu. Meskipun kedua orang tuanya hanya lulusan SLTA, mereka selalu menekankan pentingnya pendidikan kepada Nabil.
"Meskipun kedua orang tua saya hanya lulusan SLTA, mereka berhasil mengantarkan kedua anaknya menempuh pendidikan tinggi, dan kami berdua sama-sama menjadi lulusan terbaik di kampus masing-masing," ungkapnya.
Nabil memilih untuk melanjutkan studi di prodi Statistika dan Sains Data karena ingin mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat. Ia juga mengakui bahwa program tersebut memiliki reputasi yang baik di IPB.
Prestasi dan Aktivitas Selama Kuliah
Komitmennya terhadap dunia statistika terlihat dari keaktifannya sebagai Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta dan Komti Statistika dan Sains Data '59. Selain itu, Nabil juga berhasil meraih beberapa penghargaan dalam olimpiade statistika.
Selama menempuh pendidikan, Nabil dikenal sebagai mahasiswa yang sangat aktif. Ia pernah menjabat sebagai asisten dosen dan melakukan magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta. Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah saat harus membagi waktu antara magang, mengikuti kompetisi, mengerjakan proyek freelance, dan menyusun skripsi secara bersamaan.
Berkat kerja kerasnya, Nabil menjadi mahasiswa pertama di angkatannya yang mendapatkan Surat Keterangan Lulus (SKL) hanya tiga hari setelah sidang skripsi.
Setelah lulus, Nabil tidak hanya diakui sebagai lulusan terbaik di prodi, tetapi juga langsung mendapatkan pekerjaan. Saat ini, ia memulai kariernya sebagai Management Development Program (MDP) Location di PT Indomarco Prismatama. "Bagi saya, pencapaian ini adalah hasil dari doa, kerja keras, dan dukungan keluarga," jelasnya.