Fakta Pendidikan

Pameran Fosil Dinosaurus Pertama di Indonesia, Ditemukan di China

Museum Tahir Solo di Jawa Tengah menampilkan fosil dinosaurus asli dari Sichuan, China, yang menjadi yang pertama di Indonesia. Fosil ini merupakan Omeisaurus tianfuensis dengan panjang lebih dari 20...

P
Panca Akbar Saputra
27 July 2026
54 pembaca
Tahir Solo Museum diresmikan, Sabtu (25/7/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng
Tahir Solo Museum diresmikan, Sabtu (25/7/2026). Foto: Tara Wahyu NV/detikJateng

Jakarta - Museum Tahir Solo yang terletak di Jawa Tengah kini memamerkan fosil dinosaurus asli dari Provinsi Sichuan, China, yang menjadi yang pertama kali ada di Indonesia. Fosil tersebut adalah Omeisaurus tianfuensis yang memiliki panjang lebih dari 20 meter. Penemuan fosil dinosaurus di tanah air menjadi hal yang menarik, mengingat sejarah geologis Indonesia yang unik. Dinosaurus hidup di era Mesozoikum, ketika wilayah Indonesia masih berada di bawah permukaan laut.

Kondisi ini menjelaskan mengapa hanya sedikit sisa-sisa dinosaurus darat besar yang dapat ditemukan dan terawetkan di Indonesia. Selain fosil Omeisaurus dewasa, terdapat juga fosil Omeisaurus muda yang panjangnya mencapai 6 meter serta fosil Huayangosaurus taibaii, yang merupakan salah satu nenek moyang awal dari kelompok stegosaurus.

Simbol Budaya dan Kerjasama Internasional

Luo Yingying, direktur museum, menyatakan bahwa kehadiran fosil ini merupakan simbol budaya yang menunjukkan komitmen bersama antara China dan Indonesia dalam pelestarian warisan alam serta pendidikan sains. "Kami menyesuaikan keterangan yang menyertainya agar masyarakat Indonesia dapat lebih memahami pencapaian China di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya.

Rencana Kerjasama Jangka Panjang

Zeng Xiaoyun, Direktur Museum Dinosaurus Zigong, mengungkapkan bahwa kedua pihak berencana untuk menjalin kerjasama jangka panjang dalam ekspedisi ilmiah, restorasi fosil, berbagi penelitian, serta pendidikan sains tentang dinosaurus. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian warisan alam dan ilmu pengetahuan.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait