Fakta Nasional

--- Pelaku Pembunuhan Bos Konter HP di Ambarawa Berusaha Hapus Jejak ---

--- Dua pelaku pembunuhan Candra Waskito, pemilik konter Royal Phone Ambarawa, ditangkap setelah berusaha menghilangkan jejak dengan membersihkan darah di lokasi kejadian. ---

N
Narayana Putra
09 August 2026
31 pembaca
Foto: Barang bukti satu buah jeriken cairan pembersih lantai yang digunakan oleh pelaku untuk menghilangkan jejak bercak darah yang ada di Royal Phone Ambarawa (Ardian Dwi Kurnia/detikJateng)
Foto: Barang bukti satu buah jeriken cairan pembersih lantai yang digunakan oleh pelaku untuk menghilangkan jejak bercak darah yang ada di Royal Phone Ambarawa (Ardian Dwi Kurnia/detikJateng)
---TITLEEXCERPT--- Dua pelaku pembunuhan Candra Waskito, pemilik konter Royal Phone Ambarawa, ditangkap setelah berusaha menghilangkan jejak dengan membersihkan darah di lokasi kejadian. ---CONTENT---

Semarang - Didit Panggih Pamulihan (20) dan Taufik Ilham (25) ditangkap oleh pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan Candra Waskito (25), pemilik konter Royal Phone di Ambarawa. Setelah melakukan aksi kejam tersebut, para pelaku berusaha menghapus jejak dengan mengepel sisa darah di tempat kejadian.

Upaya Menghilangkan Jejak

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, mengungkapkan bahwa setelah membunuh korban pada Kamis (6/8) dini hari, para pelaku mengambil handphone yang ada di etalase konter. Setelah mengambil ponsel, mereka berusaha membereskan lokasi kejadian pembunuhan. "Mencabut tiga buah CCTV dari konter tersebut, dua di dalam dan satu di luar. Lalu para tersangka membawa hasil curian dan CCTV," jelas Bodia.

Pembersihan TKP dan Penanganan Jenazah

Setelah mencuri, Didit dan Taufik membuang bukti CCTV ke sungai. Mereka kemudian kembali ke lokasi kejadian untuk membersihkan darah yang berceceran. "Setelah dari luar kembali ke konter, ke dalam. Karena darah berceceran dan bercipratan, dia membersihkan lantai menggunakan alat pembersih lantai yang ada di konter tersebut. Jadi dilap sedikit dengan kaos dan disiram pembersih lantai," ungkap Bodia.

Setelah membersihkan tempat kejadian, para pelaku kemudian membawa jenazah korban ke dalam mobil dan menempatkannya di bagian bagasi.

Artikel Terkait