Fakta Nasional

Penemuan Mayat di Gardu LRT Pancoran Menggemparkan Warga

Warga Jakarta dikejutkan oleh penemuan mayat seorang pria di gardu LRT Pancoran, yang diduga berusaha mencuri kabel. Kejadian ini terungkap setelah adanya bau busuk yang menyengat di sekitar lokasi.

E
Eko Prasetyo
02 September 2026
23 pembaca
Foto: Evakuasi mayat dalam gardu listrik di Stasiun LRT Pancoran (Taufik/detikcom)
Foto: Evakuasi mayat dalam gardu listrik di Stasiun LRT Pancoran (Taufik/detikcom)

Jakarta - Penemuan mayat seorang pria di gardu LRT Pancoran mengejutkan masyarakat Jakarta. Pria tersebut diduga tidak memiliki identitas dan berusaha mencuri kabel di lokasi tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima pada Rabu (2/9/2026), penemuan mayat ini berawal dari tercium bau busuk yang menyengat di sekitar Stasiun LRT Pancoran pada Selasa (1/9) sore menjelang malam. Akibatnya, warga berkerumun di area bawah stasiun hingga jembatan penyeberangan orang (JPO).

Pada malam hari, sekitar pukul 19.20 WIB, garis polisi dipasang di dekat gardu listrik yang terletak di bawah Stasiun LRT Pancoran. Saat itu, anggota kepolisian dan TNI sudah berada di lokasi kejadian.

Identitas Korban dan Dugaan Penyebab Kematian

Pihak LRT Jabodetabek memberikan klarifikasi terkait penemuan mayat tersebut, menegaskan bahwa pria itu bukan pegawai LRT. "Itu yang terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT," ungkap Manager of Public Relation LRT Jabodetabek, Radhitya Mardika, saat dihubungi. Ia menjelaskan bahwa tidak ada pegawai LRT yang dilaporkan hilang hingga saat ini.

Radhitya menambahkan bahwa pihaknya baru mengetahui tentang dugaan mayat di gardu listrik setelah bau busuk tercium. "Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan karena ini berkaitan dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya," jelasnya.

Tim identifikasi dari kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya luka bakar pada tubuh mayat. Kapolsek Pancoran, Kompol Suminto, menjelaskan bahwa mayat tersebut diduga tersengat listrik tegangan tinggi. "Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," katanya.

Diduga Korban Mencuri Kabel

Kompol Suminto juga mengungkapkan bahwa korban diduga tewas saat berusaha mencuri kabel. "Ya, diduga Mr X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," jelasnya. Saat ini, identitas korban belum terungkap karena tidak ada dokumen identitas yang ditemukan. "Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X. Sementara korban mau diautopsi di Rumah Sakit Kramat Jati," tambahnya.

Lebih lanjut, Suminto menjelaskan bahwa di lokasi kejadian ditemukan barang-barang yang diduga milik korban, termasuk sebuah gergaji. "Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujarnya.

Pihak PLN UID Jakarta Raya juga memberikan pernyataan mengenai penemuan mayat tersebut, mengungkapkan adanya kerusakan pada gardu listrik di lokasi. "Menanggapi informasi terkait kejadian pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, PLN bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap aset kelistrikan di lokasi," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika.

Haris menjelaskan bahwa terdapat kerusakan pada beberapa aset PLN di gardu LRT tersebut, termasuk pintu gardu yang sebelumnya terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka. "Petugas juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya," imbuhnya.

Artikel Terkait