Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap MR, yang dikenal sebagai Bos Gendut, seorang bandar narkoba terkemuka di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Penangkapan ini dilakukan saat MR sedang menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik kecantikan di kawasan Mangga Besar.
Direktur Penindakan dan Pengejaran (Dirdakjar) BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, menjelaskan bahwa penangkapan terjadi pada saat MR sedang dalam perawatan di klinik tersebut. "Pada saat kita menangkap MR tadi di beauty kecantikan atau salon kecantikan yang ada di Mangga Besar," ungkapnya dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Kamis (13/8/2026).
Proses Penangkapan di Klinik Kecantikan
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah petugas BNN mendatangi klinik kecantikan tersebut dan meminta pihak klinik untuk menunjukkan keberadaan MR. "Orangnya di mana?" tanya salah satu petugas. Sementara itu, petugas lainnya yang sudah mengetahui lokasi MR berteriak, "Hei sini... sini... sini," sebelum menuju ke ruangan tempat MR berada. MR, yang mengenakan baju pasien berwarna merah muda, tampak terbaring di meja perawatan.
Penggerebekan di Kampung Bahari yang dilakukan BNN sebelumnya merupakan langkah lanjutan dari penangkapan MR terkait dengan pengedaran narkoba jenis sabu seberat 98 kilogram yang terungkap pada tahun 2025. MR telah menjadi buron BNN sejak 7 November 2025.
Perlawanan Loyalis dan Barang Bukti yang Disita
Setelah penangkapan, petugas BNN meminta MR untuk menunjukkan barang bukti di Kampung Bahari. Namun, upaya tersebut dihadang oleh loyalis MR, yang menyebabkan dua orang ditangkap dalam proses penggerebekan. Dalam operasi tersebut, BNN berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk narkotika jenis ganja atau Gorilla, uang tunai, senjata api, samurai, dan beberapa peluru.
Selain itu, BNN juga menyita aset-aset senilai Rp 39 miliar dari Bos Gendut, termasuk uang tunai sebesar Rp 1,27 miliar, serta kendaraan berupa mobil BMW dan motor Vespa. MR kini juga dihadapkan pada tuduhan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait kasus ini.
Baca juga: Kronologi Pengejaran 'Bos Gendut' Berujung Perlawanan Loyalis di Kampung Bahari.