Fakta Pendidikan

Persiapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2026: Jurusan, Syarat, dan Tips Lulus Seleksi

Pendaftaran Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) untuk tahun 2026 segera dibuka. Calon pendaftar perlu mengetahui jurusan yang tersedia, syarat pendaftaran, dan tips untuk lolos seleksi.

P
Panca Akbar Saputra
08 August 2026
30 pembaca
Serba-serbi pendaftaran sekolah kedinasan STIS> Foto: Doc STIS
Serba-serbi pendaftaran sekolah kedinasan STIS> Foto: Doc STIS

Jakarta - Pendaftaran untuk Sekolah Kedinasan tahun 2026 semakin dekat, dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan sinyal kuat mengenai hal ini. Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal pendaftaran, BKN telah merilis daftar sekolah kedinasan yang akan membuka seleksi, termasuk Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS), yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada tahun sebelumnya, STIS menyediakan tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yaitu jalur reguler untuk lulusan SMA/sederajat dari seluruh Indonesia, jalur afirmasi kewilayahan yang diperuntukkan bagi Orang Asli Papua, serta jalur pembibitan yang merupakan kerja sama dengan pemerintah daerah. Lulusan STIS akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) karena sistem ikatan dinas yang diterapkan, di mana mereka harus bersedia ditempatkan di wilayah yang telah ditentukan tanpa bisa mengajukan perpindahan dalam jangka waktu tertentu.

Program Studi yang Tersedia di STIS

STIS menawarkan tiga program studi untuk calon mahasiswa, yaitu:

  1. Sarjana Terapan (D4) Statistika: Lulusan akan mendapatkan gelar S Tr Stat dan dapat bekerja sebagai PNS dalam jabatan fungsional statistisi ahli pertama dengan golongan III/a.
  2. Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik: Lulusan juga akan bergelar S Tr Stat dan dapat memulai karier di pemerintahan sebagai pranata komputer ahli pertama dengan golongan III/a.
  3. Diplomasi III (D3) Statistika: Lulusan akan bergelar Ahli Madya Statistika (A Md Stat) dan memulai karier sebagai statistisi terampil dengan golongan II/c.

Syarat Pendaftaran STIS

Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai syarat pendaftaran dari Kementerian PAN-RB, calon pendaftar dapat memperkirakan syarat berdasarkan tahun sebelumnya, yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan SMA/MA/SMK/MAK dari semua jurusan.
  • Memiliki nilai matematika dan bahasa Inggris minimal 80,00 pada ijazah dan nilai rapor semester ganjil kelas 1-3.
  • Tidak buta warna dan tidak memiliki masalah penglihatan di bawah ukuran 6 dioptri.
  • Usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada 1 September.
  • Sehat jasmani dan rohani serta bebas dari narkoba.
  • Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi pendidikan lain.
  • Belum pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS.
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan hingga diangkat menjadi PNS.
  • Mematuhi peraturan dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
  • Bersedia ditempatkan di seluruh pilihan formasi saat pendaftaran.
  • Tidak mengajukan pindah selama 7 tahun setelah diangkat menjadi PNS, kecuali ada kebutuhan organisasi.

Dokumen yang Diperlukan

Calon pendaftar juga perlu menyiapkan dokumen berikut:

  • Pasfoto.
  • Kartu tanda penduduk atau kartu identitas anak.
  • Kartu keluarga.
  • Akta kelahiran.
  • Ijazah atau rapor.
  • Surat Keterangan Orang Asli Papua untuk jalur afirmasi kewilayahan.
  • KTP/KK/akta kelahiran orang tua untuk jalur pembibitan.

Tips untuk Lolos Seleksi STIS

Agar dapat lolos seleksi, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:

  1. Pastikan semua dokumen sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
  2. Pelajari materi yang diujikan dalam seleksi kompetensi dasar (SKD), termasuk tes inteligensi umum (TIU), tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes karakteristik pribadi (TKP).
  3. Perkuat kemampuan matematika, karena mata pelajaran ini menjadi fokus dalam seleksi lanjutan.
  4. Latih kemampuan dalam psikotes dan wawancara.
  5. Segera lengkapi dokumen pendaftaran setelah pengumuman dibuka.
  6. Jangan menunda pendaftaran, karena bisa mengalami kendala sistem.
  7. Ikuti informasi resmi dari STIS dan BKN untuk menghindari informasi palsu.
  8. Jaga kesehatan agar lolos pemeriksaan kesehatan dan kebugaran pada akhir proses seleksi.

Dengan memahami semua informasi ini, calon pendaftar diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik menjelang pembukaan pendaftaran STIS 2026. Selamat berjuang!

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait