Polda Metro Jaya telah mengungkap identitas Saepul (26), pelaku mutilasi terhadap pria berinisial K (51), yang potongan kakinya ditemukan di Kali Licin, Kota Depok. Menurut keterangan polisi, Saepul sehari-hari bekerja sebagai pedagang pisang cokelat di Stasiun Pondok Cina.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa Saepul memang menjalani profesi sebagai pedagang. "Yang bersangkutan benar berdagang," ujarnya saat menjawab pertanyaan mengenai aktivitas Saepul di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/8/2026).
Saepul Pernah Ikut Ajang Pencarian Bakat
Selain itu, terungkap bahwa Saepul pernah berpartisipasi dalam sebuah ajang pencarian bakat yang ditayangkan di televisi. Informasi ini muncul setelah video penampilan Saepul dalam ajang tersebut viral di berbagai media sosial. Dalam rekaman yang beredar, Saepul menyatakan bahwa ia mengikuti ajang tersebut untuk membantu meringankan beban ibunya yang berjualan sayuran di pasar.
Detikcom mendapatkan konfirmasi mengenai video tersebut dari Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendara. Dimitri mengonfirmasi bahwa Saepul memang pernah mengikuti ajang pencarian bakat. "Betul, itu dia. Ada di akun TikTok dia juga," ungkap Dimitri, pada Jumat (7/8/2026).
Motif dan Tindakan Pelaku
Dimitri juga menjelaskan bahwa Saepul pernah bekerja sebagai guru matematika di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di Pandeglang, Banten. Setelah melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap pria K, Saepul melarikan diri ke Pandeglang. "Menurut pengakuan Tersangka, sempat jadi guru matematika di sekolah SMP di Pandeglang, Banten, tetapi sudah tidak," tambahnya.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada 23 Juli 2026, di mana Saepul membunuh pria K yang dikenalnya melalui aplikasi komunitas penyuka sesama jenis di kontrakannya di Cipayung, Depok. Setelah membunuh, Saepul memutilasi jasad K dan membuang potongan kaki korban ke Kali Licin. Hingga saat ini, potongan kaki tersebut masih belum ditemukan.
Baca juga: Polisi Ungkap Kendala Pencarian Kaki Korban Mutilasi di Kali Licin Depok.