Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam acara peluncuran buku berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (7/8), Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan candaan mengenai kemampuan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam membuat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tertawa. Prabowo mengamati bahwa Bahlil, yang berasal dari Indonesia Timur, memiliki kecerdasan yang luar biasa.
Humor dan Kepribadian
Prabowo menambahkan, orang-orang dari Solo, Jawa Tengah, seperti Jokowi, biasanya sulit untuk tertawa, karena mereka dikenal memiliki sifat yang tenang. Ia pun membandingkan dengan dirinya yang berasal dari Banyumas, yang ia sebutkan lebih ekspresif dibandingkan orang Solo.
"Kalau Banyumas itu Bataknya orang Jawa. Kita ngobrol dianggap kita bertengkar gitu," ungkapnya. Prabowo juga mengungkapkan rasa ingin tahunya mengenai 'ilmu' yang dimiliki Bahlil sehingga dapat meyakinkannya untuk hadir di acara tersebut meskipun sebelumnya ia telah memberi izin untuk tidak hadir.
Kemitraan dalam Politik
Prabowo mencontohkan, meskipun ia sudah menyatakan tidak bisa hadir, Bahlil tetap mengharapkannya untuk datang. "Terserah Bapak' katanya. 'Kita kan yang penting batin kita kan' katanya. 'Walaupun tidak ketemu fisik tapi... siap, terserah Bapak. Tapi kalau kuat ya mohon hadir Pak' wah susah kan ini," ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa Bahlil bukan hanya sekadar anak buahnya dalam kabinet, tetapi juga merupakan mitra politik yang penting, mengingat posisinya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Ia menambahkan bahwa meskipun perkenalan mereka tidak terlalu lama, Bahlil sudah menunjukkan jiwa kepemimpinan yang baik.
"Jadi kita sudah bisa lihat. Kita bisa menangkap apakah itu dikatakan getaran, apa dikatakan insting, mungkin bahasa Inggrisnya vibes atau chemistry, dan kita bisa menilai dari dua-tiga kalimat, dari pembicaraan, dari tanggapan," tutup Prabowo.