Fakta Pendidikan

Prabowo Dorong Pembelajaran Bahasa Asing Sejak Dini di Sekolah Dasar

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing oleh siswa mulai dari kelas 1 SD untuk meningkatkan peluang kerja di dalam dan luar negeri. Hal ini disampaikan dalam Sidang Tah...

S
Stevani Nila Wardana
14 August 2026
29 pembaca
Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan. (YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan. (YouTube Setpres)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing sangat penting bagi siswa untuk meningkatkan peluang mereka dalam dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Pernyataan ini disampaikan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang berlangsung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Jumat, 14 Agustus 2026.

“Bahasa asing mutlak harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1, mereka harus mulai bahasa asing. Bahasa-bahasa yang paling penting, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, bahasa-bahasa juga Jepang, Korea, bahasa Spanyol, bahasa Perancis,” ungkap Prabowo.

Pentingnya Pembelajaran Dini

Prabowo menjelaskan bahwa belajar bahasa asing sejak usia dini akan membantu anak-anak Indonesia untuk lebih cepat menguasai bahasa tersebut. Kemampuan ini diharapkan menjadi bekal saat mereka memasuki dunia kerja yang semakin terbuka oleh negara-negara lain. “Dari kecil, di bawah 11-12 tahun, mereka lebih cepat belajar. Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti kalau masuk ke, kalau sudah mencari lapangan kerja, mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan bahwa negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Perancis, dan Spanyol memiliki ekonomi yang dinamis dan banyak orang yang berbicara dalam bahasa-bahasa tersebut. “Kita juga harus belajar bahasa Rusia, mereka kuat di bidang sains dan teknologi,” ucap Prabowo.

Peluang Kerja di Luar Negeri

Prabowo menambahkan bahwa terdapat peluang bagi tenaga kerja Indonesia di negara-negara lain yang mengalami kekurangan tenaga kerja. Ia menekankan bahwa keterampilan berbahasa asing menjadi modal penting untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terutama di sektor pariwisata dan kesehatan. “Sekarang banyak negara, di mancanegara, kekurangan tenaga kerja. Setiap pemimpin, saya ketemu, bertanya, 'Bisa nggak tenaga kerja dari Indonesia?' Mereka perlu untuk kerja di bidang pariwisata, pariwisata yang harus bisa belajar bahasa. Mereka butuh di rumah sakit mereka, mereka butuh perawat, mereka butuh caregiver, harus bisa bahasa,” jelasnya.

Prabowo juga menekankan bahwa kehadiran anak muda Indonesia di pasar kerja internasional sangat penting untuk mendukung penguatan ekonomi domestik. “Dan orang Indonesia dikenal ramah, ulet dan sopan. Karena itu tenaga kerja kita diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia, memperkuat ekonomi Indonesia,” tutupnya.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait