Fakta Nasional

Pria Hilang Selama 42 Hari Ditemukan Meninggal di Kebun Cilegon

Seorang pria berusia 59 tahun yang hilang selama 42 hari ditemukan meninggal dunia di kebun di Cilegon. Penemuan jasad tersebut terjadi pada Minggu pagi oleh warga yang sedang berkebun.

A
Agustinus Jaya Wiratama
17 August 2026
35 pembaca
Foto: Evakuasi jasad pria di Cilegon (dok. BPBD Cilegon)
Foto: Evakuasi jasad pria di Cilegon (dok. BPBD Cilegon)

Cilegon - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon telah mengevakuasi jasad seorang pria yang diduga bernama Saleh, yang hilang selama 42 hari. Jasadnya ditemukan oleh warga yang sedang berkebun di area bukit Kroya, Pabean, pada hari Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala BPBD Cilegon, Damanhuri, menjelaskan bahwa kronologi penemuan bermula ketika warga yang sedang berkebun menemukan jenazah tersebut tergeletak di balik rumput. “Warga yang sedang melakukan aktivitas berkebun di sekitaran bukit Kroya, Pabean, menemukan jenazah di balik rumput pukul 10:00 WIB, diduga jenazah adalah Bapak Saleh yang sudah hilang selama 42 hari di sekitaran pemukiman Duku Malang,” ungkapnya dalam keterangannya.

Proses Evakuasi Jenazah

Setelah penemuan tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada lurah setempat. Tim dari BPBD, pemadam kebakaran, dan kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan sekitar pukul 12.45 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSUD Cilegon untuk penanganan lebih lanjut.

“Pada pukul 12.45 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke RSUD Panggung Rawi untuk penanganan lebih lanjut,” tambah Damanhuri.

Kondisi Penemuan

Penemuan jasad ini menambah duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar yang telah menunggu kepastian mengenai keberadaan Saleh. Proses pencarian yang berlangsung selama lebih dari sebulan ini berakhir dengan penemuan yang tragis.

Berita ini mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan dan perhatian terhadap keselamatan di lingkungan sekitar.

Artikel Terkait