Jakarta, CNN Indonesia -- Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-12 Projo, salah satu organisasi relawan penting, berlangsung sederhana di kantor mereka yang terletak di Kalibata, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (23/8). Dalam acara tersebut, Presiden Joko Widodo tidak hadir meskipun undangan telah disampaikan oleh pihak Projo.
Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa Jokowi memiliki agenda lain yang tidak dapat ditinggalkan. "Pak Jokowi ada jadwal setelah menjadi saksi di pernikahan sespri Pak Prabowo, mungkin ada janji, ada jadwal," jelas Budi Arie di lokasi acara.
Jokowi Hadiri Acara Lain
Budi Arie tidak merinci acara yang dimaksud, namun pada hari yang sama, Jokowi berada di Jakarta untuk menghadiri pernikahan Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto di JCC, Senayan. "Sudah disampaikan. Ada jadwal khususlah yang tidak boleh disebutkan," tambahnya.
Acara HUT ke-12 Projo diadakan secara sederhana di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan hanya dihadiri oleh pengurus inti serta sejumlah anggota relawan. Dalam perayaan tersebut, tidak terlihat adanya banner atau baliho yang menampilkan gambar Jokowi, Prabowo, atau Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Siluet foto Jokowi hanya dapat dilihat pada logo Projo yang terpasang di bagian depan kantor.
Dukungan untuk Prabowo
Meski tanpa kehadiran Jokowi, Budi Arie, yang akrab disapa Muni, dalam pidatonya menyampaikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo dan Gibran. Ia juga menekankan pentingnya Prabowo dalam memberantas korupsi di lingkungannya. "Enggak bisa ngomong pemerintahan antikorupsi kalau membiarkan praktik-praktik korupsi di sekitar elit-elit pemerintahan," tegasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Budi Arie menunjukkan komitmen Projo untuk mendukung langkah-langkah yang diambil oleh Prabowo dalam pemerintahan mendatang.