BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menyambut baik kehadiran SDH Global Bandung sebagai bagian dari kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan keluarga untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang berkualitas. Saeful Kurniawan, perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung, menekankan bahwa penambahan pilihan pendidikan harus diimbangi dengan kualitas kurikulum, tenaga pendidik, dan infrastruktur yang mampu memenuhi kebutuhan perkembangan anak serta adaptasi terhadap perubahan zaman.
“Ketika orang tua memilih sekolah, setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu kurikulum, tenaga pendidik, dan infrastrukturnya,” ungkap Saeful saat Grand Launching SDH Global Bandung pada hari Sabtu, 22 Agustus. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Pelita Harapan Group (PHG) dalam dunia pendidikan, menegaskan bahwa peran sekolah swasta sangat penting dalam ekosistem pendidikan di Bandung yang saat ini memiliki 469 SD, terdiri dari 269 sekolah negeri dan 200 sekolah swasta, serta 267 SMP yang terdiri dari 75 sekolah negeri dan 192 sekolah swasta.
Grand Launching SDH Global Bandung
Acara Grand Launching ini merupakan kelanjutan dari rangkaian soft launching sebelumnya, menandai awal baru bagi SDH Global Bandung sebagai sekolah ke-25 dari jaringan SDH. Saat ini, layanan SDH telah hadir di 27 lokasi di seluruh Indonesia. Sekolah yang terletak di kompleks Istana Plaza Bandung ini dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa, dilengkapi dengan ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, fasilitas olahraga, dan ruang seni yang membentuk satu kesatuan lingkungan belajar.
Kurikulum dan Pendekatan Pembelajaran
SDH Global Bandung menerapkan kurikulum nasional yang dikembangkan melalui SDH Pathway, diperkaya dengan sumber belajar dari Cambridge dan tolok ukur internasional. Pendekatan pembelajaran di sekolah ini terinspirasi oleh praktik International Baccalaureate (IB), yang mencakup pembelajaran berbasis inkuiri, pemahaman konseptual, berpikir kritis, serta penerapan pengetahuan dalam situasi nyata. Minat siswa dalam bidang seni, olahraga, robotika, kecerdasan artifisial (AI), dan berbagai bidang lainnya juga dikembangkan sebagai bagian dari pendidikan holistik.
Barry menekankan bahwa untuk menghadapi masa depan, tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi juga diperlukan kemampuan berpikir mendalam, komunikasi, kolaborasi, pengambilan keputusan yang bijaksana, dan pengembangan karakter yang kuat. “Kita tidak dapat memprediksi setiap tantangan yang akan dihadapi anak-anak, teknologi apa yang akan mereka gunakan, atau pekerjaan apa yang kelak mereka jalani. Namun, orang tua dan sekolah bersama-sama dapat memberikan akar yang kuat kepada mereka,” jelas Barry.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara pendidikan, guru, dan keluarga, kehadiran SDH Global Bandung diharapkan dapat memperkaya pilihan pendidikan dan turut menyiapkan generasi Bandung yang berpengetahuan, berkarakter, adaptif, serta mampu memanfaatkan bakatnya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan Indonesia.