Fakta Nasional

--- Tanggapan Pengelola Lapangan Padel Terkait Penebangan Pohon yang Mengundang Reaksi Wali Kota Bandung ---

--- Penebangan pohon ilegal di depan lapangan padel di Kota Bandung memicu kemarahan Wali Kota Muhammad Farhan, yang berencana memanggil pengelola untuk memberikan klarifikasi. Pengelola lapangan, Six...

A
Amara Rukmana
03 August 2026
29 pembaca
Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar
Foto: Rifat Alhamidi/detikJabar
---TITLEEXCERPT--- Penebangan pohon ilegal di depan lapangan padel di Kota Bandung memicu kemarahan Wali Kota Muhammad Farhan, yang berencana memanggil pengelola untuk memberikan klarifikasi. Pengelola lapangan, SixNine, menyatakan kesiapannya untuk berkooperasi meski belum menerima panggilan resmi. ---CONTENT---

Jakarta - Insiden penebangan pohon secara ilegal yang terjadi di depan lapangan padel di Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, telah menimbulkan reaksi serius dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menyatakan kemarahannya dan berencana untuk memanggil pengelola lapangan padel guna melakukan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.

Pihak pengelola lapangan padel SixNine mengungkapkan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima surat panggilan resmi dari Satpol PP Kota Bandung. Meskipun demikian, mereka menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. "Saya belum dapat tembusan resminya. Mungkin saya juga enggak tahu apakah itu langsung ke pihak manajemen atau bukan," ungkap Fajar, salah satu pengelola lapangan padel SixNine, pada Senin (3/8/2026).

Kesiapan untuk Mengikuti Prosedur

Fajar menambahkan bahwa manajemen lapangan padel SixNine akan memenuhi panggilan dari pihak berwenang begitu surat resmi diterima. "Pasti, kita ikutin prosedur yang berlaku aja. Cuman sampai saat ini kami dari pengelola harian di sini belum mendapatkan tembusan apa pun," jelasnya.

Kronologi Operasional Lapangan Padel

Mengenai dugaan pelanggaran lingkungan yang berhubungan dengan penebangan pohon, Fajar menjelaskan kronologi dari perspektif pengelola. Ia menyatakan bahwa lapangan padel tersebut baru mulai beroperasi dalam tahap uji coba gratis sejak 20 Juni 2026.

Dengan situasi yang berkembang, pengelola berharap dapat segera menyelesaikan masalah ini dan berkomitmen untuk mematuhi semua aturan yang ada.

Artikel Terkait