Fakta Politik

TB Hasanuddin Mengkritik Pernyataan Panglima TNI Terkait Tanggung Jawab Keamanan

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menanggapi pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang mengklaim bertanggung jawab atas keamanan di seluruh Indonesia, menegaskan bahwa tugas tersebut ada...

N
Narayana Putra
12 August 2026
30 pembaca
Anggota DPR TB Hasanuddin kritik pernyataan Panglima TNI soal tanggung jawab keamanan. Ia menegaskan tugas keamanan adalah milik Polri, bukan TNI. (Foto: Huyogo Simbolon)
Anggota DPR TB Hasanuddin kritik pernyataan Panglima TNI soal tanggung jawab keamanan. Ia menegaskan tugas keamanan adalah milik Polri, bukan TNI. (Foto: Huyogo Simbolon)

Jakarta, CNN Indonesia -- TB Hasanuddin, anggota Komisi I DPR, memberikan kritik terhadap pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang mengaku bertanggung jawab atas keamanan di seluruh wilayah Indonesia. Hasanuddin menegaskan bahwa pernyataan tersebut perlu diluruskan, mengingat tugas keamanan adalah tanggung jawab Polri, bukan TNI.

Pembagian Tugas Antara TNI dan Polri

Hasanuddin menyatakan, "Kalau yang dimaksud adalah TNI mengambil alih tanggung jawab Kamtibmas secara keseluruhan, tentu harus kembali pada konstitusi. UUD 1945 sudah membagi dengan jelas tugas TNI dan Polri." Ia menjelaskan bahwa Pasal 30 UUD 1945 menempatkan TNI sebagai alat negara dalam bidang pertahanan, sedangkan Polri bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum.

Ia juga menambahkan, "Jadi jelas, pertahanan merupakan tugas utama TNI, sementara Kamtibmas merupakan tugas Polri." Meskipun demikian, Hasanuddin mengakui bahwa TNI dapat terlibat dalam tugas keamanan masyarakat. Menurutnya, UU TNI memberikan ruang bagi TNI untuk berpartisipasi melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang mencakup membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Koordinasi dalam Pelibatan TNI

Namun, Hasanuddin mengingatkan bahwa patroli TNI di wilayah sipil harus dilakukan dengan koordinasi dan mekanisme yang jelas untuk menghindari tumpang tindih kewenangan. "Ruang bagi TNI itu ada. Tetapi kata kuncinya adalah membantu Polri, bukan mengambil alih. Jadi pelibatan TNI dalam Kamtibmas harus ditempatkan dalam kerangka perbantuan," ujarnya.

Setelah rapat di DPR pada Senin (10/8), Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya mengungkapkan tanggung jawabnya atas keamanan di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga mengimbau masyarakat untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari dan mengabaikan berita hoaks menjelang peringatan hari Kemerdekaan 17 Agustus. Agus menegaskan, "Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan TNI sudah dan akan terus melaksanakan patroli di wilayah-wilayah untuk mengamankan masyarakat, dan membuat rasa aman di masyarakat." Ia menekankan pentingnya menyambut hari kemerdekaan dengan sukacita.

Agus menambahkan, "Apalagi nanti akan kita merayakan hari ulang tahun kemerdekaan, mari kita sambut dengan bergembira perayaan hari ulang tahun kemerdekaan RI dan saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah-wilayah di seluruh Indonesia."

Artikel Terkait