Serangan Balasan UEA Terhadap Iran di Tengah Ketegangan Global
Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan telah melancarkan serangkaian serangan balasan ke Iran, seiring dengan meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran.
16 artikel
Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan telah melancarkan serangkaian serangan balasan ke Iran, seiring dengan meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Teheran.
--- Iran mengancam akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada setiap agresi setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal untuk mengakhiri perang. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua P...
--- Iran mengingatkan bahwa kehadiran kapal-kapal angkatan laut Prancis dan Inggris di Selat Hormuz dapat memicu respons tegas dari Angkatan Bersenjata Teheran. Peringatan ini muncul di tengah meningk...
--- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan tanggapan setelah serangan terhadap kapal tanker Iran di Selat Hormuz, menyebutnya sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Iran terhadap kap...
Presiden AS Donald Trump mengancam Iran dengan pengeboman jika tidak mencapai kesepakatan, menyatakan bahwa intensitasnya akan lebih tinggi dari sebelumnya.
Amerika Serikat mengonfirmasi serangan terhadap tujuh kapal cepat Iran di Selat Hormuz sebagai bagian dari Proyek Kebebasan, yang bertujuan untuk memandu kapal-kapal keluar dari Teluk.
Pasukan Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan enam kapal Iran serta menembak jatuh rudal dan drone yang mengancam kapal mereka.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa negara tersebut akan membantu membebaskan kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz, dimulai pada Senin pagi waktu setempat.
Jerman segera merespons rencana Presiden AS Donald Trump untuk menarik 5 ribu pasukannya dari Jerman dengan mendesak Iran agar membuka Selat Hormuz.
Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump dihadapkan pada dua pilihan sulit: menerima kesepakatan yang dianggap buruk atau melanjutkan operasi militer yang dinilai mustahil.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan ketidakpuasan terhadap proposal damai terbaru dari Iran dan menyebutkan dua opsi yang tersedia bagi AS dalam menghadapi situasi tersebut.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan ketidakpuasan terhadap proposal damai terbaru yang diajukan oleh Iran, yang dinilai tidak memenuhi kepentingan AS.