Fakta Pendidikan

Erling Haaland Investasi dalam Sejarah dengan Buku Langka Seharga Rp 2,4 Miliar

Pemain sepak bola Norwegia, Erling Haaland, menunjukkan kepeduliannya terhadap sejarah dengan membeli buku langka seharga Rp 2,4 miliar yang berisi kisah-kisah Viking. Buku tersebut akan disumbangkan...

W
Wira Yudha
09 July 2026
30 pembaca
Foto: FIFA via Getty Images/Julian Finney - FIFA/Erling Haaland.
Foto: FIFA via Getty Images/Julian Finney - FIFA/Erling Haaland.

Erling Haaland, pesepak bola asal Norwegia, telah menjadi teladan bagi generasi muda di negaranya berkat prestasinya di dunia olahraga. Tidak hanya itu, Haaland juga menunjukkan rasa cintanya terhadap sejarah dengan membeli sebuah buku berharga lebih dari Rp 2 miliar. Di usianya yang hampir 26 tahun, Haaland telah mencetak 62 gol dalam 54 pertandingan bersama Timnas Norwegia dan berhasil membawa timnya ke babak 8 besar Piala Dunia 2026 dengan mencetak 7 gol.

Pembelian Buku Sejarah Viking

Pada akhir tahun 2025, Haaland mengakuisisi sebuah buku berharga £100.000, setara dengan Rp 2,4 miliar (berdasarkan kurs Rp 24.050). Buku ini mengisahkan tentang Viking yang berasal dari Norwegia. Menurut laporan BBC, buku tersebut adalah edisi cetakan tahun 1594 dan merupakan karya dari Snorri Sturluson, seorang penulis dari abad ke-13. Dalam karyanya, Sturluson menceritakan berbagai kisah dari Abad Pertengahan yang melibatkan raja, ratu, petani, dan prajurit Viking. Buku ini juga merupakan satu-satunya salinan yang masih ada hingga saat ini.

Donasi untuk Perpustakaan

Karena nilai sejarah yang sangat penting, Haaland memutuskan untuk menyumbangkan buku langka tersebut ke perpustakaan di Bryne, tempat ia dibesarkan. Ia berharap buku tersebut dapat diakses oleh masyarakat umum. "Saya ingin buku itu selalu terbuka agar orang-orang dapat membaca tentang mereka yang berasal dari tempat saya berasal, dari Bryne dan Jæren," ungkap Haaland kepada media Norwegia, seperti yang dikutip oleh BBC. "Saya cukup beruntung bisa mewujudkan impian saya melalui sepak bola, dan saya tahu tidak semua orang mendapatkan kesempatan itu. Buku memberi lebih banyak orang kesempatan untuk bermimpi besar, melihat kemungkinan baru, dan menemukan jalan mereka sendiri," tambahnya.

Bangsa Viking, yang identik dengan negara-negara Nordik seperti Norwegia, Swedia, dan Denmark, dikenal sebagai para penjelajah dan bajak laut. Dari abad ke-9 hingga abad ke-11, mereka menyerbu dan menjajah wilayah luas di Eropa. Dalam bahasa Skandinavia kuno, istilah "víking" merujuk pada bajak laut yang berani. Meskipun dikenal sebagai penyerang, masyarakat Viking sendiri sebagian besar hidup dari bertani, menggembala, berburu, dan memancing.

Di masa lalu, wilayah Nordik dikenal sebagai tempat asal bangsa Viking yang pemberani, namun saat ini negara-negara seperti Denmark, Swedia, dan Norwegia telah dikenal sebagai negara yang sejahtera dengan sistem pendidikan yang sangat baik dan alam yang terjaga.

detik.com Sumber: detik.com

Artikel Terkait