Jakarta - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 akan segera melaksanakan tugasnya pada tanggal 17 Agustus. Sebagai bentuk penghargaan, para anggota Paskibraka akan mendapatkan gaji, uang saku, serta bonus. Paskibraka terdiri dari putra-putri terbaik bangsa yang terpilih melalui proses seleksi dari seluruh provinsi di Indonesia, dan mereka bertanggung jawab untuk mengibarkan serta menurunkan duplikat Bendera Pusaka dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI tingkat nasional.
Besaran Gaji Paskibraka Nasional
Menurut informasi yang diperoleh, tidak ada ketentuan yang menetapkan besaran gaji tetap bagi anggota Paskibraka Nasional setiap tahunnya. Besaran uang kehormatan yang diterima bisa berubah sesuai dengan kebijakan pemerintah dan penyelenggara acara. Jika merujuk pada tahun sebelumnya, anggota Paskibraka nasional bisa mendapatkan uang penghargaan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp10 juta per orang, meskipun jumlah tersebut dapat bervariasi di setiap penyelenggaraan.
Fasilitas dan Bonus yang Diterima
Selain gaji, anggota Paskibraka juga akan memperoleh berbagai fasilitas selama bertugas, termasuk kebutuhan pelatihan, perlengkapan, akomodasi, konsumsi, dan pembinaan sebelum upacara dilaksanakan. Mereka juga berkesempatan untuk mendapatkan bonus atau penghargaan tambahan dari berbagai pihak, yang bisa berupa uang pembinaan, beasiswa, atau bantuan pendidikan. Pada tahun-tahun sebelumnya, anggota Paskibraka Nasional pernah menerima penghargaan tambahan dari pihak tertentu.
Apresiasi yang diberikan kepada Paskibraka bukan tanpa alasan, mengingat mereka telah melewati proses seleksi yang ketat di tingkat daerah hingga provinsi. Selain itu, mereka juga menjalani pelatihan yang intensif. Pada tahun 2025, pasukan dilatih oleh Garnisun, yaitu pasukan khusus dari TNI yang bertugas memastikan kedisiplinan peserta selama latihan. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan kemampuan fisik, mental, kedisiplinan, serta kekompakan dalam melaksanakan tugas di hadapan kepala negara dan masyarakat Indonesia.
Tahun ini, Paskibraka nasional juga akan mendapatkan pembelajaran aktif mengenai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan berpikir kritis. Serangkaian pelatihan ini akan berlangsung hingga pelaksanaan upacara pada tanggal 17 Agustus mendatang.