Tuesday, 12 May 2026
Fakta Politik

Istana Menjalin Kerja Sama dengan Media Digital untuk Perluas Komunikasi Publik

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menjalin kemitraan dengan New Media Forum untuk memperluas jangkauan komunikasi publik melalui media digital di Indonesia.

P
Padma Dewi
07 May 2026 12 pembaca
Istana Menjalin Kerja Sama dengan Media Digital untuk Perluas Komunikasi Publik

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI telah merangkul New Media Forum sebagai mitra dalam ekosistem media digital, bertujuan untuk memperluas jangkauan komunikasi publik di Indonesia. New Media Forum merupakan wadah bagi para pegiat media baru, yang sering disebut sebagai homeless media.

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa kehadiran pelaku New Media menunjukkan upaya pemerintah untuk menjangkau publik secara lebih luas, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal digital yang terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial. "Kehadiran teman-teman New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realita media atau realita komunikasi digital sebagai bentuk dari perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan," ujar Qodari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/5).

Qodari menjelaskan bahwa New Media Forum adalah wadah kolaborasi bagi sejumlah pelaku media digital yang sebelumnya dikenal sebagai homeless media dan kini telah bertransformasi menjadi entitas media baru. Beberapa platform yang tergabung dalam forum ini antara lain Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusikgram, dan lainnya.

Ia menambahkan bahwa New Media memiliki jangkauan yang luas, dengan jumlah pengikut yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta dan total tayangan bulanan hingga miliaran. Namun, Qodari juga mencatat adanya isu yang perlu diselesaikan oleh New Media, terutama dalam relasinya dengan media konvensional dan lembaga seperti Dewan Pers. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah penerapan prinsip keberimbangan informasi atau cover both side.

Dalam pandangan Bakom, pendekatan yang diambil bukanlah untuk menjauhi New Media, melainkan untuk merangkul mereka agar kualitas dan standar produk yang dihasilkan dapat meningkat mendekati praktik media konvensional. "Namun, pandangan kami, New Media harus dirangkul agar dapat meningkatkan kualitas dan standar agar produk dari New Media ini makin berkualitas seperti halnya media konvensional," tambah Qodari.

Qodari juga menyebutkan bahwa sebagian unsur kelembagaan pada New Media telah terbentuk, seperti keberadaan perusahaan, struktur redaksi, dan alamat yang jelas, yang membedakannya dari akun media sosial biasa yang cenderung anonim. Dengan kondisi tersebut, Bakom menilai pelibatan dan penguatan kolaborasi dengan New Media sebagai langkah untuk mendorong peningkatan kualitas konten sekaligus memperluas efektivitas komunikasi publik pemerintah.

Belum ada pernyataan dari pengelola homeless media yang disebutkan oleh Qodari.

// Artikel Terkait