Jakarta - Dalam pencarian negara-negara yang paling "bersih" dari korupsi, salah satu acuan yang digunakan adalah Indeks Persepsi Korupsi atau Corruption Perceptions Index (CPI). Pada tahun 2025, CPI mengevaluasi 182 negara berdasarkan tingkat korupsi mereka. Penilaian ini menggabungkan data dari setidaknya tiga sumber yang diambil dari 13 survei dan penilaian yang berbeda mengenai korupsi. Beberapa sumber tersebut mengukur persepsi korupsi di sektor publik yang dikumpulkan oleh lembaga-lembaga terkemuka seperti Bank Dunia dan Forum Ekonomi Dunia.
Peringkat negara ditentukan berdasarkan skor CPI yang diberikan dalam skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih). Data menunjukkan bahwa negara-negara demokrasi umumnya lebih berhasil dalam memberantas korupsi dibandingkan dengan negara-negara otokrasi atau demokrasi yang cacat, meskipun ada penurunan dalam beberapa kasus.
Daftar Negara Paling Bebas Korupsi
Berdasarkan laporan dari Transparency.org, sebagian besar negara dengan tingkat korupsi terendah berada di Eropa. Denmark tercatat sebagai negara yang paling bersih dari korupsi dengan skor CPI mencapai 89. Finlandia mengikuti di posisi kedua dengan skor 88. Sementara itu, Singapura menjadi satu-satunya wakil dari Asia yang masuk dalam sepuluh besar, menduduki peringkat ketiga dengan skor 84.
Berikut adalah daftar sepuluh negara paling bersih dari korupsi menurut CPI 2025:
- Denmark - Skor CPI: 89
- Finlandia - Skor CPI: 88
- Singapura - Skor CPI: 84
- Selandia Baru - Skor CPI: 81
- Norwegia - Skor CPI: 81
- Swedia - Skor CPI: 80
- Swiss - Skor CPI: 80
- Luksemburg - Skor CPI: 78
- Belanda - Skor CPI: 78
- Jerman - Skor CPI: 77
Posisi Indonesia dalam Indeks Korupsi
Sementara itu, Indonesia hanya mampu menempati posisi 111 dari 182 negara dengan skor CPI 34, yang menunjukkan bahwa negara ini termasuk dalam 80 besar negara paling korup di dunia. Skor Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara tetangganya, Brunei, yang mencapai skor CPI 63 dan berada di posisi 31 negara terbersih dari korupsi.
Dengan demikian, meskipun ada beberapa upaya untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi korupsi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mencapai tingkat kebersihan yang diharapkan.