Mesir telah menggelar pameran artefak dari makam Raja Tutankhamun di Luxor, yang merupakan kali pertama artefak tersebut dipamerkan kepada publik. Selain itu, pihak berwenang juga membuka dua makam kuno yang telah dipugar di kawasan Tepi Barat Luxor.
Artefak Langka yang Diperlihatkan
Dinding plester dari makam Raja Tutankhamun diakui sebagai artefak langka yang baru ditunjukkan kepada masyarakat. Relief dan lukisan yang terdapat di dalam makam tersebut menggambarkan berbagai aktivitas pertanian serta kehidupan masyarakat pada zaman Mesir kuno.
Makam Kuno yang Dipugar
Makam Rabuya dan Samut, yang berasal dari Dinasti ke-18 pada periode Kerajaan Baru Mesir, juga menjadi bagian dari pameran ini. Kawasan Tepi Barat Sungai Nil di Luxor dikenal sebagai lokasi pemakaman bagi banyak firaun Mesir kuno. Di antara firaun yang dimakamkan di tempat tersebut adalah Tutankhamun, yang lebih dikenal sebagai Raja Tut, yang meninggal pada abad ke-14 SM. Makam beserta seluruh isinya ditemukan pada tahun 1922.