Fakta Nasional

Pembunuhan ASN di Bandara Juanda, Pelaku Diduga Terlibat Sindikat Penipuan

Jasad Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan, ditemukan tewas di dalam mobil di parkiran Bandara Juanda, dan polisi telah mengidentifikasi pelaku bernama Erlan yang diduga terlibat dala...

N
Narayana Putra
08 July 2026
37 pembaca
Foto: Erlan, terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (Dok. Istimewa)
Foto: Erlan, terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (Dok. Istimewa)

Surabaya - Ruly Yunis Setiawati, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, ditemukan tewas di dalam mobilnya yang terparkir di Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Polisi mengungkap bahwa Ruly merupakan korban pembunuhan dan identitas pelaku sudah berhasil diungkap.

Kepala Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polresta Sidoarjo untuk mengejar pelaku bernama Erlan. Selain diduga sebagai pelaku pembunuhan, Erlan juga memiliki catatan sebagai anggota sindikat penipuan. "Jadi, latar belakangnya (E) ini memang orang ini tukang tipu-tipu," ungkap Jumhur.

Modus Pelaku dalam Menargetkan Korban

Menurut Jumhur, Erlan memiliki kebiasaan menyasar perempuan yang berusia matang dan memiliki kondisi ekonomi yang mapan. Salah satu korbannya adalah Ruly, yang ditemukan tewas di dalam mobilnya. "Perkenalannya lewat kopi darat. Lewat pertemuan langsung. Korbannya, khususnya perempuan-perempuan yang sudah mapan," jelas Jumhur.

Penyelidikan Berlanjut

Kasus ini saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Tim telah dikerahkan untuk memburu pelaku dan mengumpulkan bukti lebih lanjut. Ruly ditemukan di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah pada Rabu (24/6), dengan darah mengalir di sekitar area mobil.

Kasus ini menarik perhatian publik dan diharapkan dapat segera terungkap dengan tuntas.

Artikel Terkait