Fakta Politik

Puan Maharani Menanggapi Kritikan Terhadap Sikap Politik PDIP

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, memberikan tanggapan atas kritik yang ditujukan kepada partainya terkait demonstrasi mahasiswa baru-baru ini, menegaskan bahwa posisi PDIP dalam pemerintahan adalah jela...

W
Wira Yudha
02 July 2026
46 pembaca
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani merespons singkat sejumlah kritik terhadap sikap politik PDIP terkait dengan gelombang demo mahasiswa beberapa waktu terakhir. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani merespons singkat sejumlah kritik terhadap sikap politik PDIP terkait dengan gelombang demo mahasiswa beberapa waktu terakhir. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Jakarta, CNN Indonesia -- Puan Maharani, yang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP, merespons sejumlah kritik yang mengarah pada sikap politik partainya terkait dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang terjadi belakangan ini. Setelah memimpin sidang Paripurna DPR, Puan menegaskan bahwa PDIP tidak memiliki sikap yang ambigu dalam posisinya di pemerintahan. "Enggak kok, kita jelas," ujarnya singkat di kompleks parlemen pada Kamis (2/7).

Kritik dari Koalisi Pemerintah

Puan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai sikap jelas yang dimaksud. Sebelumnya, kritik terhadap sikap PDIP juga datang dari beberapa elite partai koalisi pemerintah, termasuk PKB dan Golkar. Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengingatkan PDIP untuk bersikap tegas dan tidak abu-abu terkait posisinya di pemerintahan. Jazilul menyoroti kehadiran Andi Widjajanto, salah satu kader PDIP yang juga mantan Gubernur Lemhannas, yang terlihat dalam aksi mahasiswa di sekitar Bundaran HI beberapa waktu lalu. "Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden," ujarnya.

Respons dari Partai Golkar

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa pihaknya menghormati sikap politik PDIP yang disebut oleh beberapa petingginya sebagai partai penyeimbang. Namun, Sarmuji mengaku tidak memahami maksud dari posisi tersebut dan menyerahkan penilaian kepada rakyat. "Selama ini entah apa yang diseimbangkan? Nanti rakyat yang menilai," ujarnya.

PDIP mendapatkan kritik dari partai politik koalisi setelah Andi Widjajanto terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jakarta, pada Jumat (12/6) lalu. DPP PDIP menegaskan bahwa mereka tidak terlibat atau mengorganisir pihak mana pun dalam aksi unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah, termasuk yang diadakan oleh mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di Bundaran HI.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan bahwa sikap partainya telah sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDIP," ujar Said di kompleks parlemen pada Rabu (17/6). Dia juga meminta agar kehadiran Andi tidak ditafsirkan sebagai representasi dari partai. "Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak, keikutsertaan atau jalan-jalan yang terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDI Perjuangan," katanya.

Artikel Terkait