Fakta Nasional

--- Serangan Iran Terhadap Kapal Angkatan Laut Kuwait di Selat Hormuz ---

--- Militer Kuwait melaporkan bahwa salah satu kapal angkatan lautnya diserang oleh rudal dan drone Iran, mengakibatkan empat awak terluka. Kuwait mengecam tindakan tersebut sebagai agresi yang tidak...

P
Panca Akbar Saputra
15 July 2026
12 pembaca
Foto: Kapal-kapal berlayar di Selat Hormuz, terlihat dari wilayah Oman. (dok. Reuters)
Foto: Kapal-kapal berlayar di Selat Hormuz, terlihat dari wilayah Oman. (dok. Reuters)
---TITLEEXCERPT--- Militer Kuwait melaporkan bahwa salah satu kapal angkatan lautnya diserang oleh rudal dan drone Iran, mengakibatkan empat awak terluka. Kuwait mengecam tindakan tersebut sebagai agresi yang tidak dapat diterima. ---CONTENT---

Jakarta - Militer Kuwait menginformasikan bahwa salah satu kapal angkatan laut mereka menjadi sasaran serangan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Iran, yang mengakibatkan empat awak kapal mengalami luka-luka. Kuwait mengutuk serangan yang terjadi di Selat Hormuz ini sebagai tindakan agresi yang sangat keji.

Menurut berita yang dilansir AFP pada Rabu (15/7/2026), Kolonel Saud Abdulaziz Al-Atwan, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan fasilitas-fasilitas vital dan sipil. "Agresi Iran yang keji tersebut mengakibatkan penargetan sejumlah fasilitas vital dan sipil, dan jatuhnya pecahan peluru di beberapa lokasi di seluruh negeri, yang menyebabkan kerusakan material," ungkap Saud Abdulaziz Al-Atwan.

Detail Serangan dan Dampaknya

Dia menambahkan bahwa kapal angkatan laut Kuwait juga menjadi salah satu sasaran serangan. "Salah satu kapal angkatan laut milik Angkatan Laut Kuwait juga menjadi sasaran, mengakibatkan cedera pada empat anggota angkatan bersenjata," imbuhnya.

Serangan yang dilakukan oleh Iran pada Selasa (14/7) ini terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terbaru terhadap Iran, yang menandai peningkatan ketegangan dalam konflik antara kedua negara.

Reaksi Internasional

Dalam konteks ini, India juga menyampaikan protes keras terhadap Iran setelah salah satu warganya tewas dalam serangan di Selat Hormuz. Tindakan agresif ini semakin memperburuk situasi di kawasan yang sudah tegang.

Artikel Terkait