Fakta Pendidikan

SMAN 1 Pontianak Menarik Diri dari Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar

Kamis, 14 Mei 2026, 18:30 WIB 12 views 3 menit baca
SMAN 1 Pontianak Menarik Diri dari Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Kalbar
Foto: Siswi SMAN 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI, Josepha Alexandra atau Ocha berterima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat. (tengah) (Adhfar/detikcom).
Bagikan:

Jakarta - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengumumkan bahwa final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Provinsi Kalimantan Barat akan diulang. Namun, SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa mereka akan mundur dari final yang diulang tersebut.

Dalam pernyataan yang diposting di akun Instagram resmi mereka, @smansaptk.informasi pada Kamis (14/5/2026), SMAN 1 Pontianak menegaskan, "SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI."

Alasan Penarikan Diri

Keputusan mundur ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap hasil lomba yang telah ditetapkan sebelumnya. SMAN 1 Pontianak juga menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalimantan Barat dalam ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.

Berikut adalah pernyataan sikap lengkap dari SMAN 1 Pontianak: Sehubungan dengan dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, serta permohonan maaf dan komitmen perbaikan dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak menyampaikan beberapa poin penting:

  1. SMAN 1 Pontianak menegaskan bahwa langkah yang diambil adalah untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel.
  2. SMAN 1 Pontianak mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari berbagai pihak dalam menyikapi situasi ini.
  3. Langkah ini bukan bertujuan untuk menyerang atau menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, atau individu tertentu.
  4. Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak berniat untuk membatalkan hasil lomba, melainkan untuk mendapatkan kejelasan melalui klarifikasi terhadap isu-isu yang dipermasalahkan.
  5. SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada LCC 4 Pilar tingkat nasional.
  6. SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan ikut dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sesuai dengan informasi dari MPR RI.
  7. SMAN 1 Pontianak meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengajak semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai.
  8. SMAN 1 Pontianak berharap dukungan dari semua pihak di masa depan untuk menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi semua.

Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen SMAN 1 Pontianak terhadap dunia pendidikan yang berintegritas. Mereka berharap untuk bertemu kembali di LCC 4 Pilar 2027.

Kronologi dan Reaksi Publik

Sebelumnya, final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi viral di media sosial. Hal ini disebabkan oleh keputusan dewan juri yang memberikan nilai berbeda untuk jawaban dari dua peserta yang substansinya sama. Acara tersebut berlangsung di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026) dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pengguna media sosial.

Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, telah menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan berjanji untuk melakukan evaluasi. Pemandu acara serta dua juri yang juga merupakan pejabat MPR telah dinonaktifkan.

Siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, yang merupakan peserta LCC, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya. Ia menyatakan bahwa dukungan tersebut memotivasi dirinya untuk lebih semangat dan berkembang. Selain itu, Josepha juga ditawari beasiswa kuliah ke China dari Ketua Komisi II DPR M Rifqinizamy Karsayuda, yang merupakan alumni SMAN 1 Pontianak.

MPR berencana untuk mengadakan final ulang LCC 4 Pilar di Kalbar dengan pengawasan dari pimpinan MPR dan juri independen.

P

Penulis

Panca Akbar Saputra

Penulis di Nalar Fakta

Sumber: detik.com detik.com

Berita Terkait