Jakarta - Apakah Anda merasa sudah bekerja keras namun belum mendapatkan perhatian dari atasan atau klien? Mungkin masalahnya bukan pada keterampilan Anda, melainkan pada personal branding yang belum terbangun dengan baik. Kelas personal branding online yang dipandu oleh Erwin Parengkuan ini ditujukan bagi mereka yang ingin tampil berbeda dan diingat, bukan sekadar menjadi bagian yang terlewatkan.
Memahami Kerangka Kerja Personal Branding
Dalam kelas ini, peserta akan mempelajari kerangka kerja antara Authenticity dan Inauthenticity untuk membangun kepercayaan jangka panjang. Selain itu, ada enam komponen utama personal branding yang akan membantu menciptakan citra diri yang kuat. Erwin Parengkuan juga akan mengajarkan Formula 2+1, sebuah metode untuk merancang unique value proposition agar Anda dapat menonjol dibandingkan kandidat atau pesaing lainnya di bidang yang sama.
Peserta juga akan memahami The Science of Storytelling, yang menjelaskan alasan ilmiah mengapa otak manusia lebih mudah mengingat cerita dibandingkan dengan data yang disajikan secara kering. Pengetahuan ini dapat langsung diterapkan dalam personal branding, baik untuk content creator, pengusaha, maupun profesional di kantor.
Keunggulan Belajar dari Erwin Parengkuan
Erwin Parengkuan dikenal sebagai seorang ahli yang berpengalaman di bidang komunikasi dan personal branding. Ia tidak hanya memberikan teori, tetapi juga wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan setelah sesi kelas selesai. Kelas ini bersifat interaktif, sehingga peserta dapat langsung mengajukan pertanyaan mengenai kasus personal branding yang mereka hadapi, baik terkait media sosial, wawancara kerja, maupun penempatan diri sebagai pengusaha.
Kelas ini akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB secara online. Peserta akan mendapatkan e-certificate, rekaman kelas, buku "Your Brand, Your Story" karya Erwin Parengkuan, serta kesempatan untuk publikasi di artikel detikcom. Segera daftar di detikevent dan mulai bangun personal branding Anda agar lebih diingat dan tidak terlupakan.