Jakarta - Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, hampir roboh setelah ditabrak oleh truk yang mengangkut alat berat atau crane. Sopir truk bernama Andre (28) mengungkapkan bahwa ia sedang fokus melihat aplikasi Maps saat insiden terjadi.
“Kita ini, kita 2 kilo (meter) lagi nyampe ini. Kita fokus lihat Maps,” ujar Andre saat dijumpai di lokasi kejadian pada Selasa (14/7/2026).
Pertama Kali Lewat JPO Tendean
Andre menjelaskan bahwa ini adalah kali pertama ia melewati JPO Tendean dan mengaku tidak mengetahui kondisi jalan tersebut sebelumnya. “Baru ini (lewat), (sebelumnya) belum tahu,” katanya.
Ia mengemudikan truk dari arah Bogor dengan tujuan menuju Kejaksaan Agung. “Mau bawa ke ini, Kejaksaan (Agung). Dari Summarecon Bogor,” jelasnya.
Kecelakaan Akibat Kelalaian
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada dini hari sekitar pukul 00.30 WIB. Kecelakaan ini disebabkan oleh kurangnya kehati-hatian dari sopir truk.
“Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan max ketinggian muatan,” tulis BPBD Jakarta pada Selasa (14/7).
Menurut pantauan di lokasi pada Selasa (14/7/2026) pukul 07.30 WIB, terlihat satu tiang penyangga JPO sudah terputus dari tanah. Selain itu, tangga jembatan yang menghubungkan Jalan Tendean menuju arah Blok M juga terpisah dari jembatan utama.
Truk yang menabrak jembatan masih berada di lokasi dan saat ini masih terjebak di jembatan. Kerusakan pada JPO ini menyebabkan lalu lintas dari arah flyover Pancoran menuju Blok M mengalami kemacetan, dan jalan baru bisa dilalui dengan lancar setelah melewati JPO tersebut.
Saksikan Live DetikPagi: Lihat juga Video: Separah Ini Kondisi JPO di Tendean yang Dihantam Truk