Fakta Ekonomi

Grand Final PORSENI 2026: Menyemarakkan Semangat Karyawan PNM

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menggelar Grand Final Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) 2026 pada 22 Agustus 2026 di BRILiaN Stadium, melibatkan ribuan karyawan yang bertransformasi m...

U
Ulam Kirana
23 August 2026
37 pembaca
Foto: PNM
Foto: PNM

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali menyelenggarakan acara tahunan yang meriah. Pada tanggal 22 Agustus 2026, Grand Final Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) PNM 2026 resmi dilaksanakan di BRILiaN Stadium. Ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi selama beberapa hari ke depan, beralih peran dari pegawai menjadi atlet, penyanyi, penari, hingga komika. Kegiatan ini mengusung tema "Sinergi dalam Prestasi, Membangun Bersama PNM".

Makna di Balik PORSENI

Acara ini lebih dari sekadar seremoni tahunan; ini adalah momen kebersamaan yang menunjukkan bahwa kekuatan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuan untuk menyatukan berbagai cabang dalam semangat yang sama. Saat membuka Grand Final, Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa acara ini bukan hanya tentang menang atau kalah di lapangan. "Hari ini bukan sekadar tentang pertandingan. Hari ini tentang merayakan perjalanan panjang yang telah mempertemukan insan PNM dari berbagai daerah, cabang, talenta, dan cerita dalam satu semangat kebersamaan," ungkapnya.

Kindaris menambahkan bahwa semangat kebersamaan tersebut menjadi benang merah bagi setiap peserta, terlepas dari hasil akhir yang mereka capai. "Ada yang mengejar kemenangan, menunjukkan kreativitas melalui seni, ada yang menang ada pula yang kalah. Namun, semuanya memiliki satu kesamaan, memberikan yang terbaik. Bagi saya, inilah makna PORSENI sesungguhnya. Di PNM, kita tidak hanya bekerja bersama. Kita tumbuh bersama, berjuang bersama, dan merayakan keberhasilan bersama. Inilah semangat One PNM," tegasnya.

Penyelenggaraan yang Meriah

Penyelenggaraan tahun ini memiliki skala yang sangat besar. Sebanyak 58 cabang, kantor pusat, dan anak perusahaan PNM berpartisipasi, menghadirkan ribuan atlet dan talenta yang bertanding baik secara langsung maupun daring dari ujung barat hingga timur Indonesia. Mereka adalah insan PNM yang sehari-hari mendampingi nasabah dan menggerakkan ekonomi kerakyatan, namun saat PORSENI berlangsung, mereka bertransformasi menjadi pejuang di lapangan dan panggung yang mewakili cabang masing-masing.

Rangkaian menuju Grand Final dimulai dengan Babak Kualifikasi yang dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 11 Juli 2026, enam kota, yakni Medan, Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, dan Makassar menjadi tempat pertandingan mini soccer putra, bulu tangkis, tenis meja, dan padel. Sepekan setelahnya, dari 14 hingga 18 Juli 2026, kompetisi beralih ke ranah digital melalui E-sports Mobile Legends, Dance Competition, PNM Idol, Band Competition, dan Standup Comedy, yang menyatukan seluruh cabang PNM dalam satu layar. Dari ribuan peserta yang berjuang di babak kualifikasi, hanya 277 atlet dan ofisial terbaik yang berhasil mendapatkan golden ticket menuju Grand Final.

Kepada semua finalis yang berlaga, Kindaris menyampaikan dua pesan penting. Ia meminta mereka untuk bertanding dengan sepenuh hati dan memberikan kemampuan terbaik tanpa setengah-setengah, karena mereka adalah perwakilan terbaik dari regional masing-masing. "Kedua, junjung tinggi sportivitas. Menanglah dengan rendah hati dan terimalah kekalahan dengan lapang hati. Hasil pertandingan menentukan siapa yang menjadi juara, tetapi sikap kita menentukan karakter kita," katanya.

Kindaris juga berharap Grand Final PORSENI PNM 2026 menjadi lebih dari sekadar ajang untuk mencari yang terbaik. "Pada akhirnya, PORSENI PNM 2026 bukan hanya soal siapa yang pulang membawa trofi. Ini adalah catatan sejarah kedua yang ditulis PNM dengan keringat, determinasi, dan kebanggaan kolektif seluruh insannya di seluruh Indonesia, sekaligus bukti bahwa ketika sinergi dibangun dengan sungguh-sungguh, prestasi bukan lagi sesuatu yang dikejar, melainkan hasil yang lahir dengan sendirinya dari kebersamaan."

Artikel Terkait