Jakarta Utara mengalami kekacauan pada Kamis (6/8/2026) sore, ketika seorang pria berusia 25 tahun yang dikenal dengan inisial SD ditangkap warga di gardu PLN karena diduga berusaha mencuri kabel listrik. Dalam insiden tersebut, SD terlihat meminta ampun kepada warga yang marah, sementara beberapa di antaranya membawa kayu dan memukuli pelaku yang sedang diseret keluar dari gardu listrik.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Agung Karya, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat kerumunan warga berkumpul di luar gardu listrik, sementara petugas kelistrikan juga hadir di lokasi kejadian. SD hanya bisa duduk dengan kesakitan, menunjukkan luka bakar yang parah di kulitnya.
Interogasi Warga dan Penyebab Luka Bakar
Warga yang berada di lokasi mulai menginterogasi SD, merasa geram karena pencurian kabel listrik dapat berdampak besar bagi masyarakat. SD diketahui memasuki gardu PLN dengan niat mencuri kabel listrik. Menurut Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, saat berada di dalam gardu, SD berusaha mengambil kabel namun tiba-tiba tersengat listrik dan terpental.
“Selanjutnya, langsung terpental oleh sengatan listrik dalam instalasi gardu,” jelas Handam saat dihubungi. Anggota kepolisian yang menerima laporan dari warga segera menuju lokasi untuk mengamankan SD dan meminta keterangan dari sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti.
Kondisi Luka dan Penanganan Medis
SD mengalami luka bakar yang cukup serius, dengan kulitnya melepuh akibat sengatan listrik yang tinggi, mencapai 70 persen. “Kondisi luka bakar mencapai 70 persen,” ungkap Handam. Saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut mengenai insiden ini dan apakah ada pihak lain yang terlibat.
SD dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis atas luka yang dideritanya sebelum proses hukum dilakukan. Awalnya, ia dibawa ke RS Tanjung Priok, namun karena kondisi lukanya yang parah, ia dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk perawatan intensif.