Fakta Hukum

--- Pramono Anung Desak Penegakan Hukum Terkait Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras ---

--- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendesak agar kasus viral tantangan hafalan Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras diproses secara hukum. Ia menegaskan pentingnya mencegah kejadian serupa di m...

U
Ulam Kirana
12 August 2026
31 pembaca
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Belia/detikcom)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Belia/detikcom)
---TITLEEXCERPT--- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendesak agar kasus viral tantangan hafalan Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras diproses secara hukum. Ia menegaskan pentingnya mencegah kejadian serupa di masa mendatang. ---CONTENT---

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta agar kasus viral mengenai tantangan hafalan Al-Qur'an yang menawarkan hadiah berupa minuman keras segera diproses secara hukum. Dalam pernyataannya, Pramono menyampaikan bahwa ia telah meminta kepada jajaran Pemprov DKI untuk menindaklanjuti insiden tersebut.

“Tadi saya sudah langsung kemarin kepada Pak Asisten Kesejahteraan Rakyat untuk ini diproses, diambil tindakan hukum,” ungkap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (12/8/2026). Ia menekankan bahwa kejadian semacam ini tidak boleh terulang, apalagi kegiatan tersebut berlangsung di Ancol, yang merupakan area yang dikelola oleh Pemprov DKI.

Pentingnya Tindakan Tegas

Pramono menegaskan bahwa siapa pun yang menyelenggarakan acara di lokasi yang difasilitasi oleh pemerintah, seperti Ancol, harus bertanggung jawab. “Yang paling penting adalah satu, ini nggak boleh terjadi lagi. Siapa pun yang mengadakan acara, apa lagi di tempat yang difasilitasi oleh atau tempat Pemerintah DKI Jakarta, misalnya Ancol,” tegasnya.

Walaupun Pramono menyadari bahwa pihak Ancol mungkin tidak mengetahui tentang adanya tantangan tersebut, ia tetap menilai pentingnya tanggung jawab karena insiden itu terjadi di kawasan Ancol. “Walaupun saya tahu pasti Ancol nggak tahu sama sekali dengan peristiwa ini, tetapi apa pun kan ini terjadi di Ancol,” jelasnya.

Respons Terhadap Isu Agama

Pramono menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap tegas terhadap individu atau kelompok yang dianggap memanfaatkan isu agama dalam kegiatan tersebut. “Kita nggak ada kata maaf untuk orang yang Jakarta yang sudah tenang, sejuk, aman, nyaman, orang bermain-main dengan agama yang menurut saya sangat sensitif sekali,” tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video yang viral menunjukkan tantangan hafalan Al-Qur'an dengan hadiah minuman keras dalam acara musik The Sounds Project Vol 9 yang berlangsung di Ancol pada 7-9 Agustus 2026. Dalam video tersebut, peserta diminta untuk mengikuti tantangan hafalan Al-Qur'an, dan hadiah yang ditawarkan adalah minuman keras. Kejadian ini mendapatkan perhatian luas karena mengaitkan materi keagamaan dengan promosi minuman keras.

Artikel Terkait