Fakta Nasional

Presiden Iran Mempercepat Kunjungan ke Irak Usai Serangan AS

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mempercepat kepulangannya dari Irak setelah serangan militer Amerika Serikat di wilayah Iran. Pezeshkian sebelumnya berada di Najaf untuk mengikuti prosesi pemakaman...

P
Padma Dewi
08 July 2026
36 pembaca
Foto: Presiden Iran Masoud Pezeshkian (AFP PHOTO/IRANIAN PRESIDENCY)
Foto: Presiden Iran Masoud Pezeshkian (AFP PHOTO/IRANIAN PRESIDENCY)

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mempercepat kepulangannya dari Irak setelah militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke wilayah Iran. Pezeshkian telah meninggalkan Irak dan kembali ke Teheran.

Menurut laporan Al Jazeera pada Rabu (8/7/2026), Pezeshkian berada di Najaf, Irak, sejak awal pekan ini. Ia dijadwalkan untuk menghadiri prosesi pemakaman pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang akan diarak ke Kota Suci Najaf dan Karbala. Selain itu, Pezeshkian juga direncanakan mengadakan pertemuan dengan pejabat pemerintah Irak.

Serangan AS Mempercepat Kunjungan

Peti jenazah Khamenei tiba di Bandara Najaf pada Selasa (7/7) malam. Namun, serangan terbaru dari AS ke Iran membuat Pezeshkian harus mempercepat masa kunjungannya di Irak. Lembaga penyiaran negara Iran melaporkan bahwa "sebagian besar serangan" yang dilakukan oleh AS di bagian selatan Iran "menyasar kawasan sipil". Hingga saat ini, jumlah korban akibat serangan tersebut belum diketahui.

Ledakan di Beberapa Kota Iran

Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan di wilayah Selat Hormuz, yang mengakibatkan ledakan terdengar di beberapa kota di Iran dan menyebabkan sejumlah warga terluka. Media pemerintah Iran melaporkan adanya suara ledakan di wilayah selatan, termasuk di kota pelabuhan Bandar Abbas dan Sirik, serta di Pulau Qeshm.

Beberapa proyektil dilaporkan menghantam dermaga komersial di Sirik, dermaga nelayan di Desa Ziarat, dan kapal-kapal nelayan di Bandar Abbas. Lembaga penyiaran pemerintah Iran, IRIB, menyebutkan bahwa sebuah menara telekomunikasi di Bandar Abbas juga menjadi sasaran serangan. Menurut IRIB, beberapa orang mengalami luka akibat serpihan material dari serangan di dermaga Sirik.

Artikel Terkait